Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

UIN Walisongo Semarang

KKN Internasional UIN Walisongo Hidupkan Semangat Belajar Santriwati Maahad Tahfiz Al Husni Malaysia

Suasana penuh semangat dan kehangatan terpancar di Maahad Tahfiz Al Husni, Jeram, Kuala Selangor.

Penulis: Laili Shofiyah | Editor: M Zainal Arifin
Istimewa
KKN MMK: Semangat menuntut ilmu tampak begitu hidup, ketika para santriwati mengikuti rangkaian kegiatan pembelajaran yang dibimbing langsung oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Misi Khusus (MMK) Internasional Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo. Selama program berlangsung dari tanggal 8 Juli sampai 3 Agustus 2025, para santriwati mendapatkan pengajaran intensif meliputi fiqih, tauhid, sirah nabawiyah, bahasa Arab, hingga pelatihan keterampilan berpidato dan psikologi. (Dok UIN Walisongo) 

Sedangkan di bidang pengembangan kepribadian, diadakan pula kelas psikologi yang membahas pengelolaan emosi dan psikoedukasi.

Tujuannya adalah membantu santriwati memahami diri, mengelola stres, serta menumbuhkan rasa percaya diri.

Seluruh pengajaran tersebut disampaikan dengan metode yang interaktif, menggunakan tanya-jawab, studi kasus, dan simulasi, sehingga para santriwati tidak hanya memahami secara teori tetapi juga mampu mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu santri Ma’had Al Husni, Aisyah samsul mengutarakan rasa senangnya karena  mengaku mendapatkan pengalaman belajar yang berbeda dan lebih bervariasi dibandingkan metode biasanya.

“Belajarnya asyik, ustadzah-ustadzahnya ramah, kami jadi semangat menghafal, belajar fiqih, dan bahasa Arab,” ujarnya.

Kegiatan ini disambut antusias oleh para santriwati yang merasakan langsung manfaat pembelajaran yang terstruktur dan menyenangkan.

Ditengah kesibukan para santriwati dalam menghafalkan Al-Qur’an setiap harinya, hal tersebut tidak menjadikan mereka abai dalam mengikuti kegiatan pengajaran.

Justru, semangat menghafal Al-Qur’an semakin mendorong mereka untuk memperdalam pemahaman fiqih, tauhid, dan bahasa Arab yang diajarkan.

Baca juga: Pendidikan Bagai Cahaya, Kisah Kiai Budi Harjono, Raih Predikat Wisudawan Terbaik S2 UIN Walisongo

Salah satu anggota KKN MMK Internasional, Hanifa Khaerani mengutarakan rasa syukurnya.

“Kami berharap seluruh ilmu yang kami ajarkan dapat menjadi bekal bagi para santriwati, baik dalam mengamalkan ajaran Islam maupun mengembangkan potensi diri mereka,” ujarnya

Program ini diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang, tidak hanya dalam penguasaan ilmu agama dan bahasa, tetapi juga dalam pembentukan karakter generasi muslimah yang berilmu, berakhlak mulia, dan siap menjadi teladan di tengah masyarakat.

KKN MMK Internasional pun meninggalkan kesan yang mendalam, bukan hanya sebagai pengajar, tetapi juga sahabat dan motivator bagi para santriwati Maahad Tahfiz Al Husni. (Laili S/***)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved