Kamis, 23 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

UIN SAIZU Purwokerto

Fiqih Persatuan Bangsa: Jalan Damai Menghindari Anarkisme dan Merawat Indonesia

Fiqih Persatuan Bangsa: Jalan Damai Menghindari Anarkisme dan Merawat Indonesia

Editor: Editor Bisnis
Ist
OPINI : Dr. Karimatul Khasanah, S.H.I.,M.S.I.,C.Med. Dosen Fakultas Syariah UIN Prof. K.H. Saifudin Zuhri Purwokerto 

 

TRIBUNJATENG.COM - Gelombang demonstrasi yang berujung anarkis beberapa hari terakhir mengguncang kehidupan nasional.

Presiden RI, Prabowo Subianto merespons dengan mengundang pimpinan ormas Islam untuk memberikan pengarahan agar mampu menenangkan umat. 

Menteri Agama, Nasaruddin Umar pun menyerukan pentingnya menjaga stabilitas bangsa dengan kepala dingin.

Dalam fiqih siyasah, keberadaan pemimpin adalah kebutuhan dasar umat. Ketidakstabilan politik tanpa kepemimpinan jelas lebih berbahaya daripada kekurangan yang mungkin ada dalam pemerintahan.

Kaidah fiqhiyyah mengingatkan:
 درء المفاسد مقدم على جلب المصالح

(menghindari kerusakan lebih utama daripada meraih kemaslahatan).

Artinya, menghindari anarkisme harus menjadi prioritas, tanpa menutup ruang kritik dan koreksi.

Namun, seruan untuk menenangkan umat harus dibarengi dengan sikap bijak pemimpin. Ada tiga hal penting yang patut dicatat:

1. Jangan Hedonis dan Flexing

Al-Qur’an mengingatkan, “Dan janganlah kamu bermegah-megahan, sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang sombong lagi membanggakan diri,” (QS. Luqman: 18).

Nabi Muhammad SAW juga bersabda, “Bukanlah kaya itu karena banyak harta, tetapi kaya adalah kaya hati,” (HR. Bukhari-Muslim).

Di sisi lain, sila kelima Pancasila, “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” menegaskan bahwa pemimpin harus hidup sederhana agar dekat dengan rakyatnya.

2. Review Kebijakan yang Tidak Adil

Inti dari maqāṣid al-syarī‘ah adalah menegakkan keadilan dan melindungi masyarakat dari kezhaliman. Al-Qur’an menegaskan, “Sesungguhnya Allah memerintahkan kamu untuk berlaku adil,” (QS. Al-Nahl: 90).

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved