Universitas Muhammadiyah Magelang
Kontribusi UNIMMA terhadap SDGs: Edisi Agustus 2025
Selaras dengan visi global SDGs, UNIMMA menghadirkan kontribusi nyata melalui penelitian, publikasi ilmiah, dan kolaborasi dengaan
Penulis: Laili Shofiyah | Editor: M Zainal Arifin
* Teknik dan Energi menjadi tulang punggung dengan Engineering (130 dokumen), Energy (109 dokumen), serta Physics and Astronomy (84 dokumen). Bidang ini menopang kontribusi besar pada Goal 7 dan Goal 9.
* Ilmu Sosial dan Lingkungan hadir melalui Social Sciences (77 dokumen), Environmental Science (55 dokumen), dan Earth and Planetary Sciences (50 dokumen), mendukung isu keberlanjutan, tata kota, dan kebijakan publik.
* Kesehatan dan Profesi Medis meliputi Medicine (44 dokumen), Nursing (35 dokumen), serta Health Professions (11 dokumen), sejalan dengan kontribusi UNIMMA pada Goal 3: Kesehatan dan Kesejahteraan.
* Ilmu Komputer dan Ekonomi – Computer Science (40 dokumen), Business, Management and Accounting (25 dokumen), serta Economics (12 dokumen) – memberikan dukungan pada transformasi digital, inovasi bisnis, dan pertumbuhan ekonomi (Goal 8).
* Bidang lain seperti Agricultural and Biological Sciences (10 dokumen), Chemistry (9 dokumen), dan Biochemistry & Genetics (6 dokumen) meskipun jumlahnya lebih kecil, tetap berperan penting untuk mendukung ketahanan pangan, riset dasar, dan kesehatan.
Dengan portofolio yang seimbang, UNIMMA memiliki ekosistem penelitian yang mampu menghubungkan teknologi, kesehatan, lingkungan, dan aspek sosial dalam satu kerangka keberlanjutan.
Jejaring Kolaborasi: 150 Mitra Nasional dan Internasional
Capaian UNIMMA dalam mendukung kontribusi terhadap Sustainable Development Goals (SDGs) tidak terlepas dari jejaring kolaborasi yang luas.
Hingga Agustus 2025, tercatat sebanyak 150 organisasi mitra terlibat dalam publikasi bersama.
Kolaborasi ini tidak hanya memperkuat kualitas penelitian, tetapi juga memperluas dampak akademik UNIMMA baik di tingkat nasional maupun internasional.
Pada tingkat nasional, UNIMMA menjalin kerja sama strategis dengan sejumlah perguruan tinggi besar.
Mitra utama di antaranya adalah Universitas Gadjah Mada (28 dokumen), Universitas Ahmad Dahlan (21 dokumen), Universitas Diponegoro (18 dokumen), Universitas Brawijaya (17 dokumen), Universitas Sebelas Maret (13 dokumen), serta Universitas Negeri Padang (12 dokumen).
Selain itu, UNIMMA juga memperkuat jejaring internal Muhammadiyah dengan menggandeng Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Universitas Muhammadiyah Semarang, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Universitas Muhammadiyah Purworejo, dan UHAMKA.
Kolaborasi ini menciptakan ekosistem penelitian yang solid dalam lingkup Perguruan Tinggi Muhammadiyah–‘Aisyiyah (PTMA).
Baca juga: Dukung Transformasi Pendidikan, UNIMMA Beri Pelatihan Koding dan AI untuk Guru di Magelang
Dalam ranah internasional, UNIMMA menunjukkan kiprah yang semakin kuat melalui kemitraan dengan universitas terkemuka.
Di antaranya Mahidol University, Thailand (11 dokumen), Raghu Engineering College, India (10 dokumen), Federal University of Petroleum Resources, Nigeria (10 dokumen), Kanazawa University, Jepang (9 dokumen), University of South Africa (8 dokumen), Curtin University, Australia (6 dokumen), University of Glasgow, Inggris (4 dokumen), serta Rijksuniversiteit Groningen, Belanda (3 dokumen).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250913_Unimma_SDGs.jpg)