UIN Walisongo Semarang
945 Mahasiswa FITK UIN Walisongo Jalani PLP II 2025 di 77 Lembaga Pendidikan
945 mahasiswa dari enam program studi FITK UIN Walisongo mengikuti program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) II tahun 2025.
Penulis: Laili Shofiyah | Editor: M Zainal Arifin
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Walisongo Semarang kembali mencetak sejarah penting dalam perjalanan akademik.
Sebanyak 945 mahasiswa dari enam program studi sarjana dilepas untuk mengikuti program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) II tahun 2025.
Pelepasan dilaksanakan di halaman dekanat FITK, Senin (29/9/2025), dengan suasana penuh semangat dan kebersamaan.
Mahasiswa peserta PLP II ini akan tersebar di 77 sekolah dan madrasah mitra yang telah menjalin kerja sama dengan FITK UIN Walisongo.
Mereka berasal dari berbagai program studi: Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), serta Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI).
Dalam sambutannya, Dekan FITK UIN Walisongo Semarang, Prof. Dr. Fatah Syukur, M.Ag., menegaskan bahwa PLP II bukan sekadar rutinitas akademik, tetapi merupakan tahap penting dalam proses pencetakan calon guru profesional.
“Momen ini merupakan kesempatan untuk melengkapi keilmuan kita."
"Selama ini mahasiswa telah mendalami teori-teori pendidikan di kelas."
"Melalui PLP II, saatnya mereka mengobservasi sekaligus mempraktikkan langsung di madrasah dan sekolah mitra,” tegasnya.
Baca juga: FSH UIN Walisongo Gelar Pembinaan Pegawai, Rektor Targetkan Akreditasi Capai Internasional
Lebih lanjut, Prof. Fatah menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa di sekolah dan madrasah mitra diharapkan mampu menghadirkan energi baru sekaligus memperkuat sinergi antara kampus dengan lembaga pendidikan di masyarakat.
“PLP II adalah ruang belajar yang nyata. Mahasiswa akan berinteraksi langsung dengan guru, siswa, dan lingkungan sekolah."
"Di situlah kompetensi keguruan, komunikasi, dan kepemimpinan diuji,” tambahnya.
Acara pelepasan ini tidak hanya menjadi momentum formal, tetapi juga simbol komitmen FITK UIN Walisongo Semarang dalam menyiapkan lulusan yang unggul dan berdaya saing.
Para dosen pembimbing turut hadir, memberikan dukungan serta harapan agar mahasiswa dapat menjalani PLP dengan sungguh-sungguh.
Dengan pelepasan ini, FITK UIN Walisongo Semarang menegaskan kembali perannya sebagai fakultas yang tidak hanya menekankan aspek teoretis, tetapi juga praktik lapangan yang aplikatif.
Baca juga: Perkuat Keterbukaan Informasi, UIN Banten Benchmarking ke UIN Walisongo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250930_UIN-walisongo_Pelepasan-PLP.jpg)