Selasa, 7 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

UKSW SALATIGA

1.238 Creative Minority UKSW Mengukir Jejak di Wisuda Periode IV 2025, Berani Hadirkan Perubahan

Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga mewisuda 1.238 wisudawan pada hari ini.

Penulis: Laili Shofiyah | Editor: M Zainal Arifin
Istimewa
WISUDA MAHASISWA: Tiga mahasiswa berprestasi dalam Wisuda Periode IV Tahun 2025 yaitu Jessica Amanda Lunel, Alyssa Berlian Putri, dan Andy Felix Sugiono. UKSW mewisuda sebanyak 1.238 wisudawan pada Wisuda Periode IV Tahun 2025, Kamis (23102026). (Dok) 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Menjadi Creative Minority berarti berani menempuh jalan sunyi, jalan yang tak selalu ramai, tetapi justru penuh makna.

Semangat inilah yang dihidupi Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) dalam setiap denyut langkah pendidikannya.

Pada Wisuda Periode IV Tahun 2025, Kamis (23/10/2025) sebanyak 1.238 wisudawan dikukuhkan sebagai bagian dari keluarga besar alumni UKSW, pribadi-pribadi yang telah ditempa tidak hanya dengan pengetahuan, tetapi juga dengan nilai, karakter, dan kesadaran akan tanggung jawab moral di tengah dunia yang terus berubah.

Rektor UKSW Profesor Intiyas Utami, menegaskan bahwa menjadi Creative Minority bukanlah perkara jumlah, melainkan keberanian untuk memberi dampak, menjadi terang di tengah kegelapan, serta menghadirkan perubahan yang berakar pada iman, integritas, dan kepedulian terhadap sesama.

Di antara ribuan lulusan yang diwisuda, terdapat tiga sosok mahasiswa berprestasi yang menjadi wujud nyata dari semangat tersebut yaitu Jessica Amanda Lunel, Alyssa Berlian Putri, dan Andy Felix Sugiono.

Mereka adalah tiga pribadi dengan latar dan medan perjuangan berbeda, namun disatukan oleh satu nilai yaitu ketekunan untuk memberi arti.

Nada, Disiplin, dan Jiwa yang Ditempa oleh Musik

Lahir di Bandung, Jessica Amanda Lunel, akrab disapa Chika adalah lulusan Program Studi (Prodi) Seni Musik, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) UKSW, alumni SMA Sumara 40 Bandung.

Ia menorehkan deretan prestasi yang nyaris tak terhitung, mulai dari perolehan Gold Medal dan Champion kategori Pop Music di 9th Satya Dharma Gita Choral Festival 2023, hingga Gold Diamond Medal di ajang internasional Busan Choral Festival & Competition 2023, Korea Selatan.

Baca juga: Budaya Populer Sebagai Magnet Wisata Global: Despar UKSW Hadirkan Perspektif Dunia dalam Webinar

Tak berhenti di situ, Chika bersama Voice of SWCU juga menorehkan kemenangan gemilang dalam berbagai ajang seperti The 6th Tokyo International Choir Competition 2024 dengan Gold Prize di dua kategori dan Festival Paduan Suara Universitas Surabaya (FESPA UBAYA) 2025 sebagai Grand Champion.

Di balik segudang pencapaian itu, Chika juga mencatatkan diri sebagai peraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi di Program Studi Seni Musik dengan IPK 3,83.

“UKSW menanamkan nilai profesionalitas dan tanggung jawab dalam setiap langkah saya sebagai musisi. Dari berbagai kegiatan akademik hingga kompetisi lintas negara, saya belajar untuk disiplin, berkomitmen, dan terus bertumbuh,” ungkap Chika.

Sebagai vokalis, konduktor, pelatih, pencipta lirik, sekaligus arranger, Chika mengakui bahwa keseimbangan antara akademik dan produktivitas berkarya terwujud melalui manajemen waktu yang matang.

“Menjadi musisi bukan hanya tentang suara, tetapi tentang tanggung jawab dan kontribusi,” tambahnya.

Kini, ia tengah mempersiapkan langkah menuju studi magister Conducting di Eropa, dengan cita-cita mengembangkan kurikulum musik yang efektif, menyenangkan, dan bermakna bagi masyarakat luas.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved