UIN SAIZU Purwokerto
Mahasiswa KKN UIN Saizu Bantu Branding dan Digitalisasi UMKM Desa Karangpule Purbalingga
Mahasiswa KKN UIN Saizu bantu branding dan digitalisasi UMKM Desa Karangpule melalui pelatihan pemasaran online dan penguatan identitas produk.
Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO- Mahasiswa KKN UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto Angkatan 57 Kelompok 23 melaksanakan program digitalisasi UMKM di Desa Karangpule, Kabupaten Purbalingga, Minggu (4/2/2026).
Program bertajuk “Melek Desa” tersebut difokuskan pada penguatan pemasaran digital dan pengembangan identitas produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis potensi lokal.
Kegiatan ini menggunakan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD), yakni metode pemberdayaan masyarakat yang berangkat dari pemetaan aset dan potensi desa.
Mahasiswa KKN memandang Desa Karangpule memiliki kekuatan pada produk olahan lokal serta semangat kewirausahaan masyarakat yang perlu diperkuat melalui sentuhan inovasi dan digitalisasi.
Ketua Kelompok 23 menjelaskan, program tidak dimulai dari inventarisasi persoalan, melainkan dari identifikasi aset desa yang sudah ada.
Asesmen partisipatif dilakukan bersama perangkat desa, PKK, tokoh masyarakat, serta pelaku UMKM setempat.
Identifikasi potensi semakin terlihat saat bazar UMKM tingkat kecamatan yang digelar bersama PKK pada 19 Januari 2026.
Berbagai produk olahan khas desa seperti kue sus, rujak bebek, keripik manggleng, keripik talas, dan rengginang mendapat respons positif dari pengunjung.
Antusiasme tersebut menunjukkan produk warga memiliki daya saing apabila didukung dengan kemasan, branding, dan akses pemasaran yang lebih luas.
Pendampingan difokuskan pada tiga pelaku usaha, yakni usaha rengginang milik Saifudin, manggleng milik Timah, dan keripik talas milik Okti.
Mahasiswa membantu melakukan perbaikan desain kemasan, pembuatan label dan profil produk, penyusunan materi promosi, hingga pembuatan akun WhatsApp Business sebagai sarana pemasaran digital.
Saifudin mengaku terbantu dengan pendampingan tersebut.
“Harapan saya ingin punya media pemasaran online agar rengginang saya lebih laris. Sekarang alhamdulillah sudah dibantu mahasiswa KKN,” ujarnya.
Digitalisasi UMKM yang dilakukan mahasiswa KKN UIN Saizu tidak hanya berfokus pada penggunaan teknologi, tetapi juga peningkatan kapasitas pelaku usaha.
Pelatihan diberikan terkait pentingnya branding, teknik fotografi produk sederhana, serta strategi komunikasi dengan pelanggan melalui platform digital.
| Cek Kesiapan Akreditasi PGMI, FTIK UIN Saizu Perkuat Mutu dan Targetkan Hasil Maksimal |
|
|---|
| Resmi! UIN Saizu Perpanjang Waktu Pembayaran UKT hingga 20 April 2026, Ini Jadwal Lengkapnya |
|
|---|
| LPPM UIN Saizu Gelar Coaching Clinic, Dorong Dosen Tembus Hibah Nasional |
|
|---|
| UIN Saizu Gandeng UI GreenMetric, Perkuat Strategi Kampus Berkelanjutan |
|
|---|
| Prodi Tasawuf dan Psikoterapi UIN Saizu Jalani Asesmen Lapangan, Perkuat Mutu dan Integrasi Keilmuan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260221-kkn3-saizu.jpg)