Jumat, 17 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

UIN SAIZU Purwokerto

Lentera Ramadan: Rektor UIN Saizu Tekankan Waktu sebagai Kunci Sukses dan Amal

Rektor UIN Saizu ajak umat maknai waktu sebagai nikmat Allah penentu kesuksesan dan amal di Ramadan.

Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
Istimewa
Rektor UIN Saizu ajak umat maknai waktu sebagai nikmat Allah penentu kesuksesan dan amal di Ramadan. 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Rektor Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto, Prof. Ridwan, mengajak sivitas akademika dan masyarakat luas untuk memaknai waktu sebagai nikmat Allah yang sangat berharga, terutama dalam momentum Ramadan.

Menurutnya, kesadaran mengelola waktu menjadi kunci kesuksesan sekaligus investasi amal jangka panjang bagi kehidupan dunia dan akhirat.

Dalam tausiyah di program Lentera Ramadan, Prof. Ridwan menegaskan bahwa manusia sebagai makhluk berbeda secara hakiki dengan Allah SWT sebagai Sang Pencipta.

Manusia terikat ruang dan waktu, sedangkan Allah tidak dibatasi oleh keduanya.

“Sebagai makhluk, kita mengambil ruang dan waktu. Ketika seseorang berada di kelas atau di kantor, ia tidak berada di rumah. Artinya, manusia dibatasi oleh ruang dan waktu. Sementara Allah tidak dibatasi oleh itu semua,” ujarnya.

Prof. Ridwan menjelaskan bahwa waktu berjalan secara progresif dan linear.

Ia tidak berputar kembali. Setiap detik yang terlewati menjadi bagian dari sejarah hidup yang tidak bisa diulang.

Karena itu, Islam memberikan perhatian besar terhadap waktu.

Ia mencontohkan bagaimana Allah bersumpah atas nama waktu dalam Al-Qur’an, seperti dalam Surah Al-‘Asr dan Ad-Dhuha. Hal tersebut menunjukkan betapa pentingnya waktu dalam kehidupan manusia.

“Setiap waktu adalah lembaran sejarah hidup kita. Jika sudah berlalu, ia tidak akan pernah kembali. Maka waktu harus kita isi dengan prestasi dan amal kebajikan,” tegasnya.

Rektor menilai kemampuan memanfaatkan waktu merupakan bagian dari manajemen diri yang menentukan keberhasilan seseorang.

Waktu bukan sekadar durasi hidup, melainkan amanah yang harus dikelola dengan baik.

Ia mengutip pesan Al-Qur’an dalam Surah Al-Munafiqun ayat 10 yang mengingatkan manusia untuk memanfaatkan segala rezeki sebelum ajal menjemput.

Menurutnya, rezeki tidak hanya bermakna materi, tetapi juga umur, kesehatan, kesempatan, dan berbagai nikmat lainnya.

“Umur adalah rezeki. Kesehatan adalah rezeki. Semua yang Allah berikan kepada kita adalah rezeki. Dan semuanya diperintahkan untuk diinfakkan, digunakan untuk kebaikan diri, keluarga, dan masyarakat,” jelasnya.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved