Minggu, 10 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pendidikan

Angka Karir Missmatch di Indonesia Masih Tinggi, Ini Tips Memilih Program Studi Perguruan Tinggi

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan akselerasi transformasi digital, proses memilih pendidikan tinggi kini menjadi semakin kompleks.

Tayang:
Penulis: Val | Editor: rival al manaf
TRIBUN JATENG/Istimewa
Direktur Kampus Binus University @Semarang, Dr Fredy Purnomo 

TRIBUNJATENG.COM - Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan akselerasi transformasi digital, proses memilih pendidikan tinggi kini menjadi semakin kompleks bagi orang tua dan calon mahasiswa.

Keputusan ini tidak lagi sekadar tentang memilih kampus atau jurusan, tetapi tentang memastikan bahwa pilihan tersebut mampu membawa mahasiswa tetap relevan di masa depan, terutama di era Artificial Intelligence (AI).

Banyaknya pilihan pendidikan yang tersedia saat ini, ditambah dengan derasnya arus informasi, seringkali justru menimbulkan kebingungan.

Di sisi lain, perubahan dunia kerja yang semakin cepat membuat kekhawatiran akan salah arah menjadi semakin nyata.

Orang tua kini tidak hanya mencari pendidikan terbaik, tetapi juga kepastian bahwa anak mereka akan siap menghadapi tantangan dunia kerja yang terus berubah.

Fenomena ini terlihat dari masih tingginya angka career mismatch di Indonesia, di mana sekitar 35 persen–36 % lulusan bekerja tidak sesuai dengan latar belakang pendidikannya.

Selain itu, laporan global menunjukkan bahwa sekitar 22 % pekerjaan akan mengalami perubahan pada tahun 2030, menegaskan bahwa generasi muda perlu dipersiapkan dengan keterampilan yang adaptif dan relevan dengan perkembangan teknologi.

Sejalan dengan hal tersebut, riset Populix bersama Binus University menunjukkan bahwa kekhawatiran orang tua semakin berkembang.

Tidak hanya sebatas pada pemilihan jurusan, tetapi juga pada sejauh mana pendidikan mampu memberikan arah yang jelas serta kesiapan menghadapi perubahan di era digital.

Menjawab tantangan tersebut, BinusUniversity @Semarang sebagai Digital Transformation & AI Experience Campus menghadirkan pendekatan pembelajaran yang dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi digital, pengalaman nyata, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang terus bergerak dinamis.

Direktur Kampus Binus University @Semarang, Dr Fredy Purnomo  menyampaikan bahwa perubahan teknologi, khususnya AI, telah mengubah cara perguruan
tinggi dalam mempersiapkan mahasiswa.

Baca juga: Cilacap Genjot Potensi Wisata, Disparpora Dorong Pengembangan 19 Desa Wisata

Baca juga: UMP Purwokerto Gandeng Berbagai Pihak untuk Susun Kurikulum Radiologi

 

“Perkembangan AI membuat dunia kerja berubah
jauh lebih cepat dari sebelumnya. Karena itu, pendidikan tidak bisa lagi hanya berfokus pada
teori, tetapi harus mampu memberikan pengalaman nyata dan pemahaman bagaimana teknologi digunakan di dunia industri."

"Di Binus @Semarang, kami membekali mahasiswa
dengan AI experience agar mereka tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memahami dan memanfaatkannya secara strategis,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa nilai pendidikan saat ini harus sudah dapat dirasakan sejak masa studi berlangsung.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved