Jumat, 22 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

UIN Walisongo Semarang

Kritisi Prospek Pendidik VUCA dan BANI, PGMI UIN Walisongo Bedah Potensi Karir Guru

Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) UIN Walisongo Semarang

Tayang:
Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
IST
HMJ Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) UIN Walisongo Semarang sukses menggelar Seminar Karier Pendidikan bertajuk “Merancang Masa Depan Gemilang Melalui Karier di Dunia Pendidikan”. Acara yang berlangsung di Gedung Auditorium 1 Kampus 1 UIN Walisongo pada Senin (18/5/2026) 

“Masa depan gemilang bukan sesuatu yang Anda temukan secara ajaib setelah lulus. Ia adalah sesuatu yang Anda rancang hari demi hari, dimulai dari ruang kuliah dan dari layar HP Anda melalui satu konten edukasi kecil yang Anda buat minggu ini,” ujar Ilin memotivasi peserta.

Ia juga mengkritisi paradigma lama guru yang merasa bersalah ketika keluar sekolah untuk mengembangkan diri.

Pendidik masa kini harus mengadopsi prinsip “keluar untuk kembali”—membangun jejaring dan menguji inovasi di luar untuk kemudian membawa pulang wawasan baru yang kaya demi meningkatkan kompetensi lulusan peserta didik.

Tanggung Jawab Besar Jurusan dan Dekanat

Seminar ini dibuka dan mendapat kawalan langsung dari jajaran birokrasi kampus, mulai dari Ketua Panitia M. Angga Putra Wicaksono, Ketua HMJ PGMI Nanda Wahyuningtyas, Ketua Jurusan PGMI Dr. Hamdan Husein Batubara, M.Pd.I., hingga Wakil Dekan III FITK Dr. H. Karnadi, M.Pd.

Kehadiran para pimpinan ini menegaskan bahwa kampus menyadari adanya urgensi untuk merombak proyeksi karir alumni.

Lulusan PGMI tidak boleh hanya diproyeksikan sebagai guru kelas yang pasif menerima keadaan.

Mereka dituntut menjadi usahawan pendidikan (edu-preneur), pengembang media instruksional digital, serta konsultan kurikulum yang adaptif.

Melalui seminar karir ini, HMJ PGMI UIN Walisongo Semarang meletakkan dasar pemikiran kritis bagi mahasiswanya: bahwa menjadi pendidik di era digital adalah pilihan karir yang sangat menjanjikan dan penuh ruang inovasi.

Asalkan mereka berani melangkah keluar dari zona nyaman dan mulai beraksi menghidupkan kelas dengan karya nyata.(***)

Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved