UIN Walisongo Semarang
Targetkan Empat Jurnal Terindeks Scopus pada September 2026, FTIK UIN Walisongo Gelar Workshop
Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang menggelar Workshop Akreditasi
Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang menggelar Workshop Akreditasi Jurnal pada Rabu (20/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang N4 Kampus Dua ini difokuskan untuk menyusun langkah strategis akreditasi dan persiapan indeksasi internasional.
Lokakarya ini menjadi bagian dari upaya fakultas dalam meningkatkan mutu dan tata kelola publikasi ilmiah di lingkungan kampus.
Proses pendampingan dilakukan secara intensif bagi para pengelola jurnal guna memenuhi standar yang ditetapkan oleh lembaga pengindeks global.
Akselerasi Menuju Indeksasi Internasional
Ketua Panitia Workshop, Dr. Hamdan Husein Batubara, M.Pd., menjelaskan bahwa agenda utama kegiatan ini adalah mempercepat proses indeksasi dan mempersiapkan tata kelola jurnal untuk menghadapi tahapan reakreditasi.
Pihaknya memberikan perhatian khusus pada pengelolaan naskah dan pemenuhan standar administratif yang ketat.
Menurut Hamdan, pendampingan ini diarahkan langsung untuk mematangkan kesiapan jurnal-jurnal yang saat ini berada di peringkat Sinta Dua dan Sinta Tiga agar dapat segera diajukan ke indeksasi Scopus.
“Target kita bersama adalah pada bulan September nanti, jurnal-jurnal yang dipersiapkan ini sudah siap untuk melakukan submit ke Scopus,” kata Hamdan saat menyampaikan laporan panitia.
Optimalisasi Potensi Jurnal Sinta 2
Dekan FTIK UIN Walisongo Semarang, Prof. Dr. Abdul Rohman, M.Ag., dalam sambutannya menyatakan bahwa fakultas memiliki potensi besar yang sudah siap untuk dikembangkan ke tingkat internasional.
Saat ini, FTIK telah memiliki empat jurnal ilmiah yang terakreditasi di peringkat Sinta Dua nasional.
Keempat jurnal tersebut adalah Jurnal Nadwa (Pendidikan Agama Islam), Jurnal Vision (Pendidikan Bahasa Inggris), Jurnal Alsina (Pendidikan Bahasa Arab), dan Jurnal JIEED (Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah).
Prof. Abdul Rohman menegaskan bahwa keempat jurnal ini menjadi prioritas utama untuk didorong masuk ke indeksasi global.
“Target minimal kita adalah keempat jurnal yang sudah Sinta Dua ini bisa segera naik kelas ke Scopus. Untuk itu salah satunya, kita mengundang Dr. Ferli Septi Irwansyah, M.Si. dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung,” ujarnya.
| Dosen Ilmu Politik FISIP UIN Walisongo Menjadi Narasumber Pendidikan Pemilih KPU Kota Semarang |
|
|---|
| Sobat Berbagi Jadi Bukti Kreativitas dan Kepedulian Mahasiswa KPI UIN Walisongo |
|
|---|
| UIN Walisongo Semarang Gelar Wawancara Program INTENSE Bersama Mitra Universitas dan Industri Taiwan |
|
|---|
| WPRC Connect Gelar Webinar tentang Kunci Membangun Hubungan Dengan Stakeholder |
|
|---|
| Kritisi Prospek Pendidik VUCA dan BANI, PGMI UIN Walisongo Bedah Potensi Karir Guru |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260521_uinws68877899.jpg)