UIN Walisongo Semarang
Mita Putri Apriliani jadi Lulusan Terbaik BPI UIN Walisongo Lewat Riset Kearifan Lokal Papua
Atmosfer haru dan bangga menyelimuti Hotel Mahima Semarang dalam acara Pelepasan dan Pembekalan Wisuda Fakultas
Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
Orang tua sangat berperan penting bagi Mita.
Ia menegaskan bahwa ayah dan ibunya adalah pilar utama yang membuatnya kokoh berdiri hingga akhir masa studi.
“Peran orang tua sangat besar. Mereka adalah sumber doa, motivasi, dan kekuatan terbesar saya. Tanpa dukungan mereka, saya tidak akan sampai di titik ini,” tuturnya penuh emosional.
Mita pun menitipkan pesan menyentuh yang ditujukan khusus untuk kedua orang tercintanya.
“Terima kasih atas segala doa, pengorbanan, dan cinta yang tidak pernah putus. Semoga pencapaian ini bisa menjadi sedikit kebanggaan untuk Bapak dan Ibu. Semua ini untuk kalian.”
Ketika diminta mendeskripsikan seluruh dinamika perjalanan kuliahnya di FDK UIN Walisongo ke dalam satu kata, Mita memilih kata: “BERTUMBUH.”
Menatap masa depan pascakampus, Mita mengajak rekan-rekan seangkatannya untuk tidak lekas berpuas diri dan berani menghadapi dunia profesional.
“Untuk teman-teman, selamat atas perjuangan kita semua. Ini bukan akhir, tapi awal dari perjalanan baru. Jangan takut melangkah, tetap rendah hati, dan terus belajar,” pungkas sang srikandi terbaik BPI tersebut.(***)
| BAZNAS, Pemkab Tegal, dan UIN Walisongo sinergi berdayakan masyarakat lewat Balai Ternak |
|
|---|
| Dekan FDK UIN Walisongo Tekankan Soft Skill, Kontribusi Nyata, Dan Akhlakul Karimah. |
|
|---|
| Wamen HAM: Korporasi Wajib Ikut Tanggung Jawab HAM Dalam RUU HAM Baru Demi Keadilan |
|
|---|
| Rektor UIN Walisongo Tekankan Partisipasi Publik dalam Penyusunan RUU HAM |
|
|---|
| Sosok Anita Wisudawati Terbaik UIN Walisongo Semarang: Ayah Saya Cuma Petani Lulusan SD |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260525_uinws89888865677.jpg)