Minggu, 31 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

UKSW SALATIGA

Rumah Impian Anak Hadir di SMP Kristen Satya Wacana, Menyalakan Semangat Prestasi dan Iman

Suasana penuh semangat dan sukacita menyelimuti aula SMP Kristen Satya Wacana saat program Rumah Impian Anak Goes to SMP Kristen

Tayang:
Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
IST
Rumah Impian Anak Goes to SMP Kristen Satya Wacana digelar bersama Yaski, Heartline FM, dan Elshaddai FM, belum lama ini di SMPK Satya Wacana. 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Suasana penuh semangat dan sukacita menyelimuti aula SMP Kristen Satya Wacana saat program Rumah Impian Anak Goes to SMP Kristen Satya Wacana digelar bersama Yaski, Heartline FM, dan Elshaddai FM, belum lama ini.

Kegiatan yang dikemas dalam bentuk talkshow interaktif, penampilan siswa, hingga games edukatif ini menjadi ruang inspiratif bagi para pelajar untuk belajar tentang perjuangan, disiplin, dan keberanian meraih mimpi.

Kepala SMP Kristen Satya Wacana Patrick Michael Rahardja, S.Si., menuturkan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu menyalakan semangat anak-anak untuk terus mengejar impian terbaik mereka.

Menurutnya, keberhasilan tidak lahir secara instan, melainkan melalui kerja keras, semangat pantang menyerah, serta rasa takut akan Tuhan.

“Kegiatan Rumah Impian Anak Goes to SMP Kristen Satya Wacana dapat menjadi inspirasi untuk seluruh anak-anak agar berani meraih impian terbaik yang ingin dicapai dengan kerja keras, semangat, dan yang terpenting takut akan Tuhan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sekolah terus berupaya membangun budaya karakter melalui nilai kerja keras, disiplin, tanggung jawab, serta semangat untuk terus bertumbuh.

Hal tersebut selaras dengan motto sekolah, yakni CAKAP: Canggih, Karakter, dan Prestasi.

“Tanpa karakter yang kuat, sangat sulit meraih prestasi. Karena itu sekolah hadir melalui pendampingan, dukungan, serta fasilitas agar anak-anak dapat berkembang sesuai talenta yang mereka miliki,” tambahnya.

Bertumbuh dalam Proses 

Dalam kegiatan tersebut, dua siswa berprestasi tampil membagikan kisah perjuangan mereka.

Salah satunya ialah Caroline Grace Veronica Chrisje Hova, siswi kelas VIII yang berhasil meraih juara III Atletik Lempar Lembing POPDA Tingkat Kota Salatiga 2025 serta sederet prestasi di bidang basket hingga tingkat provinsi dan internasional.

Dengan penuh percaya diri, Caroline membagikan cerita tentang bagaimana ia menghadapi rasa jenuh, tekanan pertandingan, hingga proses bangkit setelah kekalahan.

Baginya, kemenangan hanyalah bonus, sementara kekalahan merupakan bagian penting dari perjalanan menuju keberhasilan.

“Kalau kalah dalam pertandingan, kita harus introspeksi diri dan memperbaiki apa yang kurang supaya bisa lebih baik di pertandingan berikutnya,” tuturnya.

Di tengah jadwal latihan yang padat hampir setiap hari, Caroline tetap berusaha menjaga prestasi akademik dengan belajar mandiri pada malam hari dan mengikuti bimbingan belajar.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved