Kamis, 4 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

UIN SAIZU Purwokerto

Perluas Jejaring Global, UIN Saizu Teken MoU dengan USIM Malaysia dan University of the Philippines

UIN Saizu menandatangani MoU dengan USIM Malaysia dan University of the Philippines untuk memperkuat kolaborasi global.

Tayang:
Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
IST
UIN Saizu menandatangani MoU dengan USIM Malaysia dan University of the Philippines untuk memperkuat kolaborasi global. 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto terus memperkuat langkah internasionalisasi melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan dua perguruan tinggi luar negeri, yakni Universiti Sains Islam Malaysia (USIM) dan University of the Philippines.

Penandatanganan kerja sama tersebut menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian The 5th Saizu International Conference on Transdisciplinary Religious Studies (ICONTREES) 2026 yang diselenggarakan pada Rabu (3/6/2026) di Hall Perpustakaan UIN Saizu.

Kerja sama dengan USIM Malaysia ditandatangani bersama Dr. Muhammad Khairi bin Mahyuddin, sedangkan kerja sama dengan University of the Philippines ditandatangani bersama Prof. Julkipli M. Wadi.

Momentum tersebut menandai semakin luasnya jejaring internasional UIN Saizu dalam pengembangan pendidikan tinggi, riset, dan kolaborasi akademik lintas negara.

Penandatanganan MoU berlangsung di hadapan para peserta konferensi internasional yang terdiri atas akademisi, peneliti dan mahasiswa dari berbagai negara.

Kehadiran dua mitra strategis dari Malaysia dan Filipina menjadi bagian dari upaya UIN Saizu memperkuat posisi sebagai perguruan tinggi Islam yang aktif membangun kerja sama global.

Rektor UIN Saizu Purwokerto, Prof. Ridwan menegaskan bahwa tantangan global saat ini menuntut perguruan tinggi untuk memperluas kolaborasi lintas negara dan lintas disiplin ilmu.

Menurutnya, kerja sama internasional menjadi salah satu instrumen penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, serta kontribusi perguruan tinggi dalam menjawab berbagai persoalan dunia.

“Persoalan global seperti krisis lingkungan, perubahan sosial, hingga perkembangan teknologi tidak dapat diselesaikan secara parsial. Karena itu, perguruan tinggi perlu membangun jejaring yang kuat agar dapat saling berbagi pengetahuan, pengalaman, dan inovasi,” ujarnya.

Melalui kerja sama ini, UIN Saizu berharap dapat membuka lebih banyak peluang kolaborasi akademik yang memberikan manfaat bagi dosen, mahasiswa, maupun institusi secara keseluruhan.

Kerja sama tersebut juga menjadi bagian dari strategi kampus dalam memperluas eksposur internasional dan meningkatkan daya saing di tingkat global.

Perwakilan USIM Malaysia, Dr. Muhammad Khairi bin Mahyuddin, menyambut baik terjalinnya kerja sama antara kedua institusi.

Menurutnya, hubungan antara USIM dan UIN Saizu memiliki fondasi yang kuat karena sama-sama berkomitmen mengembangkan pendidikan tinggi Islam yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.

Ia menilai kolaborasi antarperguruan tinggi di kawasan Asia Tenggara memiliki potensi besar untuk menghasilkan berbagai program akademik yang berdampak luas.

Selain memperkuat hubungan kelembagaan, kerja sama tersebut juga dapat menjadi wadah pertukaran gagasan dan pengalaman dalam pengembangan pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved