UIN SAIZU Purwokerto
Perluas Jejaring Global, UIN Saizu Teken MoU dengan USIM Malaysia dan University of the Philippines
UIN Saizu menandatangani MoU dengan USIM Malaysia dan University of the Philippines untuk memperkuat kolaborasi global.
Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto terus memperkuat langkah internasionalisasi melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan dua perguruan tinggi luar negeri, yakni Universiti Sains Islam Malaysia (USIM) dan University of the Philippines.
Penandatanganan kerja sama tersebut menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian The 5th Saizu International Conference on Transdisciplinary Religious Studies (ICONTREES) 2026 yang diselenggarakan pada Rabu (3/6/2026) di Hall Perpustakaan UIN Saizu.
Kerja sama dengan USIM Malaysia ditandatangani bersama Dr. Muhammad Khairi bin Mahyuddin, sedangkan kerja sama dengan University of the Philippines ditandatangani bersama Prof. Julkipli M. Wadi.
Momentum tersebut menandai semakin luasnya jejaring internasional UIN Saizu dalam pengembangan pendidikan tinggi, riset, dan kolaborasi akademik lintas negara.
Penandatanganan MoU berlangsung di hadapan para peserta konferensi internasional yang terdiri atas akademisi, peneliti dan mahasiswa dari berbagai negara.
Kehadiran dua mitra strategis dari Malaysia dan Filipina menjadi bagian dari upaya UIN Saizu memperkuat posisi sebagai perguruan tinggi Islam yang aktif membangun kerja sama global.
Rektor UIN Saizu Purwokerto, Prof. Ridwan menegaskan bahwa tantangan global saat ini menuntut perguruan tinggi untuk memperluas kolaborasi lintas negara dan lintas disiplin ilmu.
Menurutnya, kerja sama internasional menjadi salah satu instrumen penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, serta kontribusi perguruan tinggi dalam menjawab berbagai persoalan dunia.
“Persoalan global seperti krisis lingkungan, perubahan sosial, hingga perkembangan teknologi tidak dapat diselesaikan secara parsial. Karena itu, perguruan tinggi perlu membangun jejaring yang kuat agar dapat saling berbagi pengetahuan, pengalaman, dan inovasi,” ujarnya.
Melalui kerja sama ini, UIN Saizu berharap dapat membuka lebih banyak peluang kolaborasi akademik yang memberikan manfaat bagi dosen, mahasiswa, maupun institusi secara keseluruhan.
Kerja sama tersebut juga menjadi bagian dari strategi kampus dalam memperluas eksposur internasional dan meningkatkan daya saing di tingkat global.
Perwakilan USIM Malaysia, Dr. Muhammad Khairi bin Mahyuddin, menyambut baik terjalinnya kerja sama antara kedua institusi.
Menurutnya, hubungan antara USIM dan UIN Saizu memiliki fondasi yang kuat karena sama-sama berkomitmen mengembangkan pendidikan tinggi Islam yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.
Ia menilai kolaborasi antarperguruan tinggi di kawasan Asia Tenggara memiliki potensi besar untuk menghasilkan berbagai program akademik yang berdampak luas.
Selain memperkuat hubungan kelembagaan, kerja sama tersebut juga dapat menjadi wadah pertukaran gagasan dan pengalaman dalam pengembangan pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.
| ICONTREES 2026 UIN Saizu Soroti Peran Ekoteologi dalam Menjawab Krisis Lingkungan Global |
|
|---|
| Prospek Cerah Lulusan MPI UIN Saizu: Siap Jadi Pemimpin Pendidikan Islam Profesional di Era Digital |
|
|---|
| PMB Pascasarjana UIN Saizu 2026 Sukses Digelar, Calon Magister dan Doktor Ikuti Seleksi Hybrid |
|
|---|
| UIN Saizu dan USIM Malaysia Bahas Dakwah Nusantara serta Publikasi Ilmiah Bereputasi |
|
|---|
| Warek III UIN Saizu Raih Predikat Master Trainer dan Asesor BNSP, Dipercaya Menguji Direktur KMPsia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260603_MOU_SAIZU.jpg)