UIN SAIZU Purwokerto
Tingkatkan Kesadaran Hidup Sehat, UIN Saizu Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Fakultas Dakwah UIN Saizu dan Dinkes Purbalingga menggelar cek kesehatan gratis bagi mahasiswa, dosen, dan tendik.
Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO- Fakultas Dakwah UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto menggandeng Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Purbalingga, mengadakan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi civitas akademika. Kegiatan berlangsung di Kampus II UIN Saizu, selama dua hari, pada Selasa-Rabu, 2–3 Juni 2026.
Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Kegiatan tersebut juga merupakan agenda rutin yang telah dilaksanakan sejak Tahun 2025 melalui sinergi antara perguruan tinggi dan instansi kesehatan daerah.
Melalui layanan kesehatan gratis ini, mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan mendapatkan kesempatan untuk memantau kondisi kesehatannya tanpa dipungut biaya.
Koordinator kegiatan, Mualimah mengatakan bahwa layanan yang diberikan cukup lengkap dan dirancang untuk membantu deteksi dini berbagai gangguan kesehatan.
“Layanan kesehatan yang disediakan meliputi pemeriksaan tekanan darah, berat badan, kolesterol, asam urat, gula darah, hingga pemeriksaan gigi,” ujarnya.
Menurutnya, pemeriksaan kesehatan secara berkala menjadi langkah penting untuk mengetahui kondisi tubuh sejak dini, terutama bagi mahasiswa dan tenaga pendidik yang memiliki aktivitas padat setiap harinya.
Dengan adanya layanan tersebut, peserta dapat memperoleh gambaran awal mengenai kondisi kesehatan mereka sekaligus mendapatkan edukasi terkait pola hidup sehat.
Mualimah menjelaskan bahwa Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga secara khusus menyasar lingkungan perguruan tinggi karena masih banyak civitas akademika yang belum menjadikan pemeriksaan kesehatan sebagai kebutuhan rutin.
Kesibukan perkuliahan, penelitian, administrasi, maupun aktivitas organisasi sering kali membuat mahasiswa dan tenaga pendidik menunda pemeriksaan kesehatan.
Padahal, kebiasaan tersebut dapat meningkatkan risiko keterlambatan dalam mendeteksi penyakit.
“Banyak orang baru memeriksakan kesehatan ketika sudah muncul keluhan. Padahal, pemeriksaan rutin sangat penting untuk mengetahui kondisi tubuh sebelum penyakit berkembang lebih lanjut,” jelasnya.
Berdasarkan data panitia, program Cek Kesehatan Gratis diikuti sekitar 50 peserta pada hari pertama pelaksanaan.
Antusiasme peserta meningkat pada hari kedua dengan kehadiran sekitar 70 orang yang terdiri dari mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan.
Peningkatan jumlah peserta menunjukkan mulai tumbuhnya kesadaran civitas akademika terhadap pentingnya menjaga kesehatan. Namun demikian, angka partisipasi tersebut masih belum mencapai target yang ditetapkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga.
| Pascasarjana UIN Saizu Buka PMB Gelombang II 2026, Cek Jadwal dan Program Studinya |
|
|---|
| Guru Besar UIN Saizu Dorong Paradigma Ekoteologi untuk Keadilan Ekologis |
|
|---|
| Perluas Jejaring Global, UIN Saizu Teken MoU dengan USIM Malaysia dan University of the Philippines |
|
|---|
| ICONTREES 2026 UIN Saizu Hadirkan Akademisi Empat Negara Bahas Ekoteologi dan Keberlanjutan Global |
|
|---|
| ICONTREES 2026 UIN Saizu Soroti Peran Ekoteologi dalam Menjawab Krisis Lingkungan Global |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260604_kesehatan_saizu.jpg)