Berita Pendidikan
SPMB SMAN 1 Batang Mulai Dipadati Pendaftar, Salah Upload Berkas Jadi Kendala Utama
Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di SMA Negeri 1 Batang mulai dipadati calon murid baru (CMB)
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: muslimah
SPMB SMAN 1 Batang Mulai Dipadati Pendaftar, Salah Upload Berkas Jadi Kendala Utama
TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di SMA Negeri 1 Batang mulai dipadati calon murid baru (CMB).
Sekolah unggulan di Kabupaten Batang itu kini fokus melayani pendampingan pengajuan akun dan verifikasi berkas hingga 12 Juni mendatang.
Waka Kesiswaan sekaligus Ketua SPMB SMA Negeri 1 Batang, Tri Tunggal Prihat Setiyotomo mengatakan, proses pendaftaran sejauh ini berjalan lancar meski masih ditemukan sejumlah kendala teknis dari para pendaftar.
“Untuk hari ini kami melayani pendampingan pengajuan akun dan verifikasi berkas sampai nanti tanggal 12,” kata Tri kepada Tribunjateng, Jumat (5/6/2026).
Baca juga: Hari Pertama Verifikasi SPMB Jateng, SMAN 12 Semarang Diserbu Pendaftar
Menurutnya, kendala paling sering ditemukan berasal dari kesalahan calon murid baru saat mengunggah dokumen persyaratan.
“Yang paling sering adalah salah upload dokumen. Jadi nanti dari tim verifikasi membatalkan ajuan akun, kemudian calon murid baru harus mengulangi lagi pengajuan akun dengan data yang benar,” jelasnya.
Selain itu, persoalan titik koordinat alamat rumah yang tidak sesuai dengan Kartu Keluarga (KK) juga masih banyak ditemukan dalam proses verifikasi.
Tri menyebut, sistem secara otomatis membaca lokasi berdasarkan zona kecamatan yang sesuai dengan alamat pada KK.
Namun, masih ada calon siswa yang memasukkan titik lokasi di luar wilayah domisilinya.
“Kadang titik koordinatnya berada di luar zona hijaunya, berarti di luar kecamatan berdasarkan KK. Itu harus dibetulkan dulu agar sesuai alamat KK,” ungkapnya.
Di SMAN 1 Batang sendiri, pihak sekolah mencatat lebih dari 20 kasus titik koordinat yang tidak sesuai selama proses pengajuan akun berlangsung.
“Ada 20-an lebih titik koordinat yang masih belum sesuai,” tuturnya.
Dalam SPMB 2026 Provinsi Jawa Tengah, terdapat empat jalur penerimaan yang dapat dipilih calon siswa, yakni jalur domisili, prestasi, afirmasi, dan mutasi atau perpindahan orang tua.
Tri menjelaskan, jalur domisili menitikberatkan pada jarak tempat tinggal dengan sekolah.
| Cara Efektif Mengajarkan Pendidikan Anti-Korupsi di Rumah dan Sekolah |
|
|---|
| Implementasi Kerja Sama Internasional, UNIMMA Bahas Cyberbullying dengan Batangas State University |
|
|---|
| Anak Jatuh Jangan Langsung Panik! Begini Seharusnya Reaksi Orang Tua yang Benar |
|
|---|
| Calon Tunggal Rektor UPGRIS Paparkan Visi Berkelanjutan, Siapkan Lompatan Baru |
|
|---|
| Muhamka Creative Day 2026, Saat Kreativitas Siswa Jadi Modal Menjemput Masa Depan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260605_BATANG_SPMB.jpg)