Universitas Harkat Negeri
Teater Banyu Biru Sukses Gelar Studi Pentas ke-6 'Orang Kasar' di Universitas Harkat Negeri
Teater Banyu Biru Universitas Harkat Negeri kembali menunjukkan eksistensinya dalam dunia seni pertunjukan melalui pelaksanaan Studi Pentas #6
Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Teater Banyu Biru Universitas Harkat Negeri kembali menunjukkan eksistensinya dalam dunia seni pertunjukan melalui pelaksanaan Studi Pentas #6 bertajuk “Orang Kasar”, karya dramawan Rusia Anton Chekhov yang disadur oleh W.S. Rendra.
Pementasan yang digelar pada Sabtu (30/5/2026) di Aula Mataram Universitas Harkat Negeri tersebut berlangsung mulai pukul 19.30 WIB hingga selesai dan berhasil menarik antusiasme ratusan penonton.
Sekitar 200 penonton memadati aula pertunjukan yang terdiri atas alumni Teater Banyu Biru, mahasiswa, masyarakat umum, komunitas seni, serta delegasi teater kampus dari Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Brebes, Pekalongan hingga Semarang.
Kehadiran para penonton menjadi bukti tingginya minat masyarakat terhadap seni teater sekaligus dukungan terhadap perkembangan kreativitas mahasiswa.
Pementasan ini merupakan hasil dari proses kreatif yang panjang dan intensif.
Sejak akhir Januari 2026, seluruh tim produksi telah menjalani berbagai tahapan, mulai dari pembacaan naskah, eksplorasi karakter, latihan rutin, hingga persiapan teknis panggung.
Selama kurang lebih empat bulan, para aktor dan kru bekerja sama untuk menghadirkan pertunjukan yang mampu memberikan pengalaman artistik yang berkesan bagi penonton.
Studi Pentas #6 dipimpin oleh Rheyka Vamella sebagai Pimpinan Produksi, didampingi Rima sebagai Sekretaris dan Aqila sebagai Bendahara.
Pementasan disutradarai oleh Citra Sholila dengan Andhieka sebagai Asisten Sutradara.
Adapun para pemeran yang tampil dalam pertunjukan ini adalah Ezza, Kaka, Dafa, Ravi, Izaz, dan Shofyan.
Mereka didukung oleh tim musik yang terdiri atas Rahma, Tania, dan Azmi, serta tim artistik yang beranggotakan Ashar, Aril, Sindi, Devaya, Naela, dan Zakiah.
Tata cahaya ditangani oleh Marcela dan Dila, sementara tata rias dan kostum dipercayakan kepada Alivia dan Farah.
Tim publikasi dan dokumentasi diisi oleh Nabilla dan Fachri, serta tim ticketing oleh Vey dan Via.
Sepanjang pertunjukan, penonton tampak menikmati setiap adegan yang disajikan.
Apresiasi diberikan terhadap kemampuan para aktor dalam menghidupkan karakter, penataan artistik panggung yang mendukung suasana cerita, iringan musik yang memperkuat emosi pertunjukan, hingga tata cahaya yang berhasil membangun atmosfer teater yang hidup dan memikat.
Universitas Harkat Negeri
Universitas Harkat Negeri Tegal
Berita Universitas Harkat Negeri
Tribunjateng.com
aditri
| Dosen DKV Universitas Harkat Negeri Inisiasi Paradigma Deep Learning dan PjBL Berbasis STEM |
|
|---|
| Komitmen Cerdaskan Generasi Muda, Harkat Negeri Salurkan Beasiswa Rp4,2 Miliar untuk Warga Tegal |
|
|---|
| Akselerasi Global, Sekolah Vokasi Harkat Negeri Gandeng UTeM Malaysia Bahas Transformasi AI dan IoT |
|
|---|
| Menghidupkan Makna Kurban, Harkat Negeri Salurkan Daging untuk Masyarakat dan Sivitas Akademika |
|
|---|
| Kualitas Diakui, D3 Akuntansi Universitas Harkat Negeri Raih Predikat Unggul |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Teater-Banyu-Biru.jpg)