PSIS Semarang
Tegar Infantrie: Adaptasi Cepat dengan Pelatih Baru Jadi Modal PSIS Semarang Hindari Playoff
PSIS Semarang menatap putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/2026 dengan tekad besar untuk menjauh dari ancaman playoff degradasi.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PSIS Semarang menatap putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/2026 dengan tekad besar untuk menjauh dari ancaman playoff degradasi.
Di tengah perubahan komposisi pemain dan hadirnya pelatih baru, optimisme itu muncul dari ruang ganti Mahesa Jenar.
Gelandang PSIS, Tegar Infantrie, memastikan adaptasi pemain terhadap sistem pelatih anyar Andri Ramawi berjalan positif.
Ia menyebut, suasana tim kini lebih solid dan penuh semangat menatap laga penting melawan Persela Lamongan di Stadion Jatidiri.
“Teman-teman pemain sudah tahu karakter pelatih dan alhamdulillah pelatih punya sistem yang bagus.
Semoga ini jadi pacuan untuk para pemain memenangkan pertandingan di round ketiga ini,” ujar Fantrie dalam jumpa pers, Sabtu (14/2/2026) sore kemarin.
Saat ini PSIS masih tertahan di peringkat sembilan klasemen sementara Grup Timur dengan 18 poin.
Baca juga: BREAKING NEWS: PSIR Rembang Didiskualifikasi Buntut Insiden Ricuh di Semifinal Liga 4 Jateng
Posisi tersebut membuat Mahesa Jenar belum sepenuhnya aman dari potensi playoff degradasi.
Karena itu, setiap laga di putaran ketiga menjadi krusial.
Fantrie menegaskan, target utama tim adalah bertahan di kasta kedua tanpa harus melalui babak tambahan.
Adaptasi cepat terhadap strategi baru menjadi kunci agar PSIS bisa segera mendongkrak posisi.
Perombakan skuad di paruh musim serta kehadiran Andri Ramawi yang didampingi Direktur Teknik Alfredo Vera diharapkan memberi energi baru.
Bagi Tegar, momentum putaran ketiga harus dimaksimalkan untuk membalikkan situasi.
Dengan catatan head to head yang cukup baik atas Persela musim ini, PSIS punya modal kepercayaan diri.
Namun, Tegar menekankan bahwa kerja keras dan fokus sepanjang 90 menit tetap menjadi penentu.
Putaran ketiga bukan sekadar lanjutan kompetisi, tetapi penentuan nasib.
Dan bagi Tegar serta rekan-rekannya, adaptasi cepat adalah senjata utama untuk menjauh dari bayang-bayang playoff.
| Yoyok Sukawi eks Bos PSIS Menyoal Sanksi FIFA: Saya Pastikan Tidak Lepas Tangan |
|
|---|
| FIFA Jatuhkan Sanksi ke PSIS Semarang, Terancam Tak Bisa Rekrut Pemain Baru |
|
|---|
| Bos PSIS Semarang Jawab Sanksi FIFA: Kami Kroscek Siapa Pelapor dan Akar Masalahnya |
|
|---|
| Kena Sanksi FIFA, PSIS Semarang Terancam Tak Bisa Daftarkan Pemain Baru |
|
|---|
| Kahudi Tagih Janji PSIS Semarang, Gaji 2 Bulan dan Kompensasi Belum Dibayar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260215_Tegar-Infantrie.jpg)