PSIS Semarang
PSIS Semarang Libur Latihan Jelang Lebaran, Beto: Bersama Keluarga di Bali
Pemain PSIS dijadwalkan melanjutkan program latihan pada 24 Maret 2026, persiapan menatap laga pekan ke-22 Pegadaian Championship 2025/2026.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PSIS Semarang kembali meliburkan aktivitas latihan tim menjelang Hari Raya Idulfitri 2026.
Para pemain dijadwalkan untuk melanjutkan program latihan pada 24 Maret 2026, persiapan menatap laga pekan ke-22 Pegadaian Championship 2025/2026.
Jeda latihan ini dimanfaatkan sejumlah pemain untuk pulang ke kampung halaman berkumpul bersama keluarga.
Sementara itu, striker senior PSIS Semarang, Alberto Goncalves atau yang akrab disapa Beto memilih menghabiskan waktu dengan berlibur ke Bali bersama keluarganya.
Baca juga: Pemain PSIS Semarang Diharapkan Harus Tetap Fit Meski Libur Lebaran Satu Pekan
• Cari Lawan Sepadan, PSIS Semarang Bidik PSIM Yogyakarta untuk Uji Tanding Sebelum Lebaran
Meski menikmati masa liburan, Beto menegaskan pentingnya menjaga profesionalisme sebagai pemain.
Dia menilai, libur panjang justru harus dimanfaatkan untuk mempersiapkan diri secara mental dan fisik.
“Karena libur cukup panjang, kami harus siap dan tetap siapkan diri."
"Nanti saat kembali latihan, mental harus kuat dan fokus lagi,” ujarnya kepada Tribunjateng.com, Selasa (17/3/2026).
Pemain naturalisasi tersebut bahkan mengklaim tetap menjalani latihan mandiri selama libur.
Biasanya dia berlatih di gym pribadi di rumah. Namun kali ini dia memastikan fasilitas serupa tetap tersedia saat berlibur.
“Saya biasanya latihan hampir setiap hari di rumah. Tapi kali ini saya mau ke Bali karena anak-anak juga libur sekolah."
"Saya pilih hotel yang ada gym, jadi tetap bisa latihan."
"Kadang juga jogging di pantai pagi-pagi supaya kondisi tetap bagus,” jelasnya.
Beto juga menekankan bahwa meski libur, pemain tidak boleh kehilangan fokus terhadap target tim.
PSIS saat ini masih berjuang untuk keluar dari zona degradasi dengan enam pertandingan tersisa.
“Kami tidak boleh hilang fokus total. Kami punya tujuan keluar dari zona degradasi."
"Jadi harus tetap jaga kondisi,” tegasnya.
Dia menambahkan, rencana liburan ke Bali juga menjadi momentum berkumpul bersama keluarga yang selama ini tinggal di Tangerang.
Ketiga anaknya bersekolah di sana dan jarang memiliki waktu libur panjang.
“Mereka sudah lama tidak libur, jadi ingin suasana baru. Makanya kami ke Bali, tapi tetap jaga kondisi,” tandas pemain berusia 45 tahun itu. (*)
| "Tanggung Jawab Pak YS" Klarifikasi PSIS Semarang Soal Tunggakan Gaji Kahudi Wahyu |
|
|---|
| Manajemen PSIS Bantah Isu Sudah Sepakat dengan Sejumlah Pemain Baru |
|
|---|
| Yoyok Sukawi eks Bos PSIS Menyoal Sanksi FIFA: Saya Pastikan Tidak Lepas Tangan |
|
|---|
| FIFA Jatuhkan Sanksi ke PSIS Semarang, Terancam Tak Bisa Rekrut Pemain Baru |
|
|---|
| Bos PSIS Semarang Jawab Sanksi FIFA: Kami Kroscek Siapa Pelapor dan Akar Masalahnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260317-_-Striker-PSIS-Semarang-Alberto-Goncalves.jpg)