Minggu, 19 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Ramadan 2026

Niat, Tata Cara dan Panduan Lengkap Mandi Junub Setelah Berhubungan Intin di Bulan Ramadan

Berhubungan selama bulan Ramadhan teteap diperbolehkan. Meski demikian ada aturan yang harus diikuti

Penulis: Msi | Editor: muslimah
TRIBUN JATENG/Dok. Freepik/user18526052
Ilustrasi mandi. 

TRIBUNJATENG.COM – Berhubungan intim selama bulan Ramadhan tetap diperbolehkan. Meski demikian ada aturan yang harus diikuti.

Seperti tercantum dalam Al-Qur’an Surat Al Baqarah ayat 187:

 “Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bbercampur dengan istri-istri kamu mereka adalah pakaian bagimu dan kamu pun adalah pakaian bagi mereka.

Baca juga: Bangun Kesiangan Padahal Belum Mandi Junub, Bolehkah Tetap Puasa? Bagaimana Hukumnya?

Baca juga: Selain Berhubungan Intim, Berikut Beberapa Hal yang Mewajibkan Mandi Junub di Bulan Puasa

Baca juga: Sahur Dulu atau Mandi Junub Dulu? Penting Diketahui, Simak Penjelasan Ulama

Allah mengetahui bahwasanya kamu tidak bisa menahan nafsumu, karena itu Allah mengampuni kamu dan memberi maaf kepadamu.

Maka sekarang campurilah mereka dan ikutilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu, dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar.

Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam, (tetapi)  janganlah kamu campuri mereka ittu sedang kamu beritikaf di dalam masjid.

Itulah larangan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya.

Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat Nya kepada manusia, supaya mereka bertaqwa”

Telah dijelaskan bahwa diperbolehkan melakukan hubungan dengan suami maupun istri di bulan Ramadhan pada malam hari setelah menjalankan ibadah puasa maupun sholat wajib dan sunnah.

Namun, bagaimana dengan mandi junub setelah melakukan hubungan dengan suami atau istri.

Berikut tata cara lengkap mandi junub beserta doanya setelah berhubungan di bulan Ramadhan:

1.       Membaca Niat

* Wajib membaca niat mandii junub setelah melakukan hubungan dengan suami/istri berikut doanya:

“Bismillahirrahmanirrahim, Nawaitul ghusla lirof’il hadatsil akbari fardhon lillahi ta’aallaa”

Yang artinya: Dengan menyebut nama Allah aku berniat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari jinabah, fardhu karena Allah Ta’ala.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved