Ramadan 2026
Sudah Imsak tapi Belum Mandi Junub, Apakah Puasanya Tetap Sah?
Sudah Imsak tapi belum mandi junub. Apakah boleh tetap berpuasa? Apakah puasanya tetap sah atau justru batal?
“Kalau senggama di waktu sahur, tahu-tahunya belum sempat mandi, tinggal mandi saja,” jelasnya.
Meski demikian, beliau mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan dan kesucian diri selama Ramadan.
Bulan suci bukan hanya soal menahan lapar dan dahaga, tetapi juga kesempatan memperbaiki kualitas ibadah serta kedisiplinan dalam menjaga kebersihan lahir dan batin.
Dengan pemahaman yang tepat tentang hukum mandi junub dan waktu imsak, diharapkan umat Islam bisa menjalani puasa dengan lebih tenang, tanpa diliputi rasa ragu atau cemas yang tidak perlu.
Penjelasan Soal Mandi Junub
Mandi wajib atau mandi junub merupakan kegiatan membersihkan atau menyucikan diri dari hadas besar dengan cara menyiram air ke seluruh bagian tubuh.
Sesuai dengan namanya, mandi wajib memang harus dilakukan ketika seseorang berada dalam kondisi hadas besar, misalnya setelah berhubungan suami istri atau ketika keluar air mani akibat mimpi basah, masturbasi, maupun karena rangsangan tertentu.
Dalam kondisi tersebut, seseorang diwajibkan bersuci agar kembali dalam keadaan suci secara syariat.
Jika tidak melakukan mandi wajib setelah mengalami hal-hal tersebut, maka ia tidak diperbolehkan menjalankan beberapa ibadah tertentu.
Ibadah seperti salat, membaca Al-Qur’an, hingga tawaf tidak sah dilakukan dalam keadaan hadas besar.
Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam hadis riwayat dari yang menyebutkan bahwa salat tidak diterima dari orang yang berhadas sampai ia berwudu.
Berbeda dengan mandi biasa, mandi wajib memiliki tata cara khusus.
Rukun yang Harus Dipenuhi
Ada dua rukun utama yang harus dipenuhi.
Pertama adalah membaca niat, yang boleh diucapkan dalam hati, namun lebih baik jika dilafalkan.
Kedua adalah membasuh seluruh bagian luar tubuh tanpa terkecuali, termasuk rambut dan bulu, serta memastikan air sampai ke kulit dan pangkal rambut.
| Bukan dari Arab, Inilah Sejarah Unik Halalbihalal dari Tradisi Nusantara hingga Tren Potluck |
|
|---|
| Pesta Kembang Api dan Mobil Hias Meriahkan Malam Takbiran di Kauman Semarang |
|
|---|
| Atraksi Sembur Api Jadi Magnet Kemeriahan Malam Takbiran di Kebumen |
|
|---|
| Menelusuri Jejak Sejarah dan Filosofi di Balik Tradisi Malam Takbiran |
|
|---|
| Cadangan BBM Nasional Hanya 20 Hari, Sripeni Yakin Cukup untuk Antar Warga Pulang Kampung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260221_BUYA-YAHYA.jpg)