Ramadan 2026
Sudah Imsak tapi Belum Mandi Junub, Apakah Puasanya Tetap Sah?
Sudah Imsak tapi belum mandi junub. Apakah boleh tetap berpuasa? Apakah puasanya tetap sah atau justru batal?
TRIBUNJATENG.COM – Sudah Imsak tapi belum mandi junub. Apakah boleh tetap berpuasa?
Apakah puasanya tetap sah atau justru batal?
Pertanyaan ini hampir selalu muncul setiap bulan puasa.
Baca juga: Niat, Tata Cara dan Panduan Lengkap Mandi Junub Setelah Berhubungan Intin di Bulan Ramadan
Kebingungan semacam ini wajar terjadi. Tidak sedikit umat Islam yang masih ragu dalam memahami hukum fikih, terutama pada bab thaharah atau bersuci.
Padahal, persoalan ini sebenarnya sudah lama dijelaskan para ulama.
Dalam fikih, mandi junub berkaitan dengan kondisi hadas besar. Seseorang yang dalam keadaan junub memang diwajibkan mandi sebelum menunaikan ibadah tertentu seperti salat.
Namun, puasa Ramadan tidak mensyaratkan seseorang harus sudah mandi junub sebelum imsak.
Artinya, jika waktu imsak sudah tiba sementara seseorang masih dalam keadaan junub, puasanya tetap sah.
Selama ia sudah berniat puasa dan tidak melakukan hal-hal yang membatalkan puasa, ibadahnya tetap berjalan.
Penjelasan ini juga disampaikan oleh Yahya Zainul Ma'arif, pengasuh Lembaga Pengembangan Da’wah dan Pondok Pesantren Al-Bahjah di Cirebon, yang lebih dikenal dengan sapaan Buya Yahya.
Dalam tayangan di kanal YouTube Al-Bahjah TV berjudul Mandi Junub Setelah Imsak, Sahkah Puasanya?, Buya Yahya menegaskan bahwa mandi junub setelah imsak diperbolehkan dan tidak membatalkan puasa.
“Istri melayani suami, habis itu menyiapkan sahur. Enggak sempat mandi, ya tidak apa-apa. Mandinya nanti selesai azan,” ujar Buya Yahya.
Yang perlu diperhatikan, mandi junub tetap harus dilakukan sebelum melaksanakan salat Subuh. Sebab, salat mensyaratkan kondisi suci dari hadas besar.
Buya Yahya juga mengingatkan, yang dilarang dalam puasa Ramadan adalah bersenggama di siang hari, yakni setelah azan Subuh hingga sebelum Magrib.
Jika hal itu dilakukan dengan sengaja, maka puasanya tidak sah.
| Bukan dari Arab, Inilah Sejarah Unik Halalbihalal dari Tradisi Nusantara hingga Tren Potluck |
|
|---|
| Pesta Kembang Api dan Mobil Hias Meriahkan Malam Takbiran di Kauman Semarang |
|
|---|
| Atraksi Sembur Api Jadi Magnet Kemeriahan Malam Takbiran di Kebumen |
|
|---|
| Menelusuri Jejak Sejarah dan Filosofi di Balik Tradisi Malam Takbiran |
|
|---|
| Cadangan BBM Nasional Hanya 20 Hari, Sripeni Yakin Cukup untuk Antar Warga Pulang Kampung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260221_BUYA-YAHYA.jpg)