Selasa, 16 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Doa Awal Tahun 1 Muharram 1448 Hijriah, Dilengkapi Zikir yang Paling Dicintai Allah SWT

Muharram merupakan salah satu dari empat bulan haram atau bulan yang dimuliakan dalam Islam

Tayang:
Penulis: Msi | Editor: muslimah
Tribunnews.com
Ilustrasi doa 1 Muharram 

Doa tersebut tidak ditemukan dalam kitab-kitab hadis utama yang diriwayatkan para sahabat maupun tabi'in.

Namun demikian, para ulama memperbolehkan membacanya karena isinya berupa permohonan ampunan, perlindungan, dan harapan kepada Allah SWT.

Dengan kata lain, umat Islam tidak wajib membaca doa tertentu pada malam 1 Muharram.

Setiap Muslim bebas memanjatkan doa sesuai kebutuhan dan harapannya selama berisi kebaikan.

Doa Akhir Tahun Hijriah

Sebagian ulama menganjurkan membaca doa akhir tahun menjelang berakhirnya tahun Hijriah.

Doa ini berisi pengakuan atas kesalahan, penyesalan atas dosa yang telah dilakukan, serta harapan agar Allah SWT menerima amal saleh yang telah dikerjakan selama setahun terakhir.

Esensi utama doa tersebut bukan terletak pada lafaznya, melainkan pada sikap hati yang penuh penyesalan dan keinginan untuk memperbaiki diri.

Karena itu, siapa pun dapat memanjatkan doa dengan bahasa yang dipahami, memohon agar Allah menghapus dosa-dosa yang telah lalu dan menerima amal ibadah yang telah dilakukan.

Doa Awal Tahun 1 Muharram

Setelah memasuki malam 1 Muharram, banyak umat Islam membaca doa awal tahun yang berisi permohonan perlindungan dari godaan setan, kekuatan untuk mengendalikan hawa nafsu, serta bimbingan agar sepanjang tahun diisi dengan amal yang mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Makna terdalam dari doa awal tahun adalah pengakuan bahwa manusia tidak mampu menjalani kehidupan tanpa pertolongan Allah.

Karena itulah, memasuki tahun baru bukan sekadar menyusun target duniawi, tetapi juga memperbarui komitmen spiritual.

Amalan yang paling dianjurkan pada malam 1 Muharram adalah memperbanyak istighfar.

Dalam kitab Riyadhus Shalihin karya Imam An-Nawawi dijelaskan bahwa Rasulullah SAW sendiri beristighfar lebih dari 70 kali sehari meskipun beliau merupakan manusia yang telah dijamin ampunannya.

Bacaan istighfar yang dapat diamalkan:

Astaghfirullahal 'azhim alladzi la ilaha illa huwal hayyul qayyum wa atubu ilaih.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
VS
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
VS
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
VS
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved