Doa Awal Tahun 1 Muharram 1448 Hijriah, Dilengkapi Zikir yang Paling Dicintai Allah SWT
Muharram merupakan salah satu dari empat bulan haram atau bulan yang dimuliakan dalam Islam
Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, tiada Tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup dan Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertobat kepada-Nya."
Istighfar menjadi pintu awal bagi seorang hamba untuk membersihkan dirinya sebelum memasuki tahun yang baru.
Doa Taubat Nabi Adam AS
Setelah melakukan kesalahan di surga, Nabi Adam AS dan Siti Hawa memohon ampun kepada Allah dengan doa yang kemudian diabadikan dalam Al-Qur'an Surah Al-A'raf ayat 23.
Doa ini sangat relevan dibaca pada malam 1 Muharram karena berisi pengakuan atas kelemahan manusia sekaligus harapan terhadap rahmat Allah.
Rabbanā zhalamnā anfusanā wa illam taghfir lanā wa tarhamnā lanakūnanna minal khāsirīn.
Artinya: "Ya Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni dan menyayangi kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang merugi."
Mengamalkan Dzikir Nabi Yunus AS
Ketika berada dalam perut ikan paus, Nabi Yunus AS memanjatkan doa yang kemudian dikenal sebagai salah satu dzikir paling agung dalam Islam.
Dalam hadis riwayat Tirmidzi disebutkan bahwa tidaklah seorang Muslim berdoa dengan doa tersebut dalam suatu kesulitan melainkan Allah akan mengabulkannya.
Lā ilāha illā anta subhānaka innī kuntu minaz zhālimīn.
Artinya: "Tiada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau. Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim."
Dzikir ini mengandung tiga unsur penting: tauhid, pengagungan kepada Allah, dan pengakuan atas kesalahan diri.
Dzikir yang Paling Dicintai Allah
Selain istighfar dan doa taubat, malam 1 Muharram dapat diisi dengan memperbanyak dzikir yang ringan di lisan namun berat dalam timbangan amal.
Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim disebutkan bahwa Rasulullah SAW sangat menganjurkan membaca:
- Subhanallah
- Alhamdulillah
- Allahu Akbar
- La ilaha illallah
Keempat kalimat tersebut dikenal sebagai Al-Baqiyat Ash-Shalihat, yaitu amalan yang pahalanya terus kekal di sisi Allah.
Selain dzikir dan doa, para ulama juga menganjurkan membaca Al-Qur'an pada malam Tahun Baru Islam.
Dalam buku Fadhail Al-Qur'an karya Imam Ibnu Katsir dijelaskan bahwa Al-Qur'an merupakan petunjuk hidup yang mampu menenangkan hati dan mengarahkan manusia menuju jalan yang benar.
Membuka tahun dengan membaca Al-Qur'an menjadi simbol bahwa kehidupan di tahun mendatang hendaknya dibimbing oleh wahyu Allah, bukan semata-mata oleh keinginan duniawi. (Kompas.com)
| Bupati Ischak Minta Program MWC NU Lebaksiu Tegal Menjawab Kebutuhan Masyarakat |
|
|---|
| Fakta-Fakta Anak Bakar Rumah Ayah di Pati, Berawal dari Perselisihan Soal Uang |
|
|---|
| PT Erela Support Operasi Katarak Gratis, 20 Warga Cilacap Kini Bisa Melihat Lebih Jelas |
|
|---|
| 302 Pemanah dari Jawa hingga Madura Ikuti Ajang Gladen Ageng Jemparingan lan Jegulan di Banyumas |
|
|---|
| Samijo Terkapar Tak Sadar Setelah Duel Berdarah di Perkebunan, Agus Kabur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-doa-hujan.jpg)