Berita Semarang
DPRD Dorong Percepatan Bus Listrik dan Pembenahan Sistem Parkir Kota Semarang
Dishub Kota Semarang akan mulai mengoperasikan bus listrik di Koridor 1, dengan rencana pengadaan 27 bus listrik oleh konsorsium di tahun depan.
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Komisi C DPRD Kota Semarang menyampaikan beberapa masukan dalam rencana penggunaan bus listrik Trans Semarang serta pembenahan sistem parkir.
Hal itu menyusul rencana Pemkot Semarang melalui Dishub yang akan mulai mengoperasikan bus listrik di Koridor 1, dengan rencana pengadaan 27 bus listrik oleh konsorsium pada Agustus 2026.
Implementasi akan dilakukan secara bertahap ke koridor-koridor lain pada tahun-tahun berikutnya.
Baca juga: Gelar FGD, LPTQ Kota Semarang Perkuat Kafilah Menuju MTQ Tingkat Nasional
Baca juga: Politeknik Negeri Semarang Sukses Gelar Accounting National Seminar ACTIONS 2025
Anggota Komisi C DPRD Kota Semarang, Dini Inayati mendorong agar koridor lain dengan topografi yang memungkinkan juga dipersiapkan sejak awal untuk beralih ke bus listrik.
“Jika anggaran belum memungkinkan untuk seluruh koridor, setidaknya dilakukan penggantian dan peremajaan."
"Jangan lagi menggunakan bus yang sudah tidak layak."
"Masyarakat Kota Semarang berhak mendapatkan fasilitas yang sama dan aman,” ujarnya, Jumat (17/10/2025).
Menurutnya, modernisasi transportasi publik tidak hanya soal teknologi listrik, tetapi juga keselamatan dan kenyamanan warga.
“BRT Trans Semarang harus menghadirkan layanan yang setara untuk semua warga. Jangan sampai ada bus yang sudah tidak layak tetap beroperasi hanya karena belum ada pengganti."
"Sudah berapa kali di tahun ini BRT Trans Semang bermasalah saat beroperasi?” tambahnya.
Selain transportasi, Dini juga menyoroti persoalan parkir yang selama ini dinilai belum memberikan kontribusi maksimal terhadap PAD.
Baca juga: Wujudkan Generasi Emas 2045, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Dukung Program PAUD EMAS
Baca juga: Ini Deretan Menu Baru di Reztricted Rooftop Lounge Rez Hotel Semarang
Dia menilai Kota Semarang dapat belajar dari sistem parkir Yogyakarta yang lebih akuntabel dan tertata.
“Akuntabilitas parkir di Jogja bisa jadi contoh. Analisis potensi parkir per titik dan per petugas harus dilakukan dengan template yang jelas seperti Yogyakarta."
"Akan ada pihak yang merasa dirugikan, tapi pembenahan ini penting untuk meningkatkan PAD Kota Semarang,” jelasnya.
Dia menegaskan, selama ini kebocoran parkir justru lebih besar terjadi pada parkir resmi dibanding parkir liar.
Semarang
Pemkot Semarang
Bus Listrik
BRT Trans Semarang
Dini Inayati
DPRD Kota Semarang
Tribunjateng.com
Deni Setiawan
| Prakiraan Cuaca Kota Semarang Hari Ini Kamis 16 April 2026: Hujan Ringan |
|
|---|
| Wali Kota Semarang Respons Viral Dugaan Parkir Liar di Kota Lama, Minta Penertiban Diperketat |
|
|---|
| Warisan Sejak 1960 dalam Koper Kecil: Kisah Ali Menjaga Tradisi Cuci Mata di Kota Semarang |
|
|---|
| "Tuhan Tidak Tidur!" Sumpah Serapah Iringi Vonis 3 Tahun Jap Ferry Sanjaya Kasus Plaza Klaten |
|
|---|
| Soroti Relokasi PKL, Ketua Komisi C DPRD Pati Joni Kurnianto Raih Doktor Cumlaude dari FH Untag |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20251017-_-Halte-BRT-Simpanglima-Semarang.jpg)