Berita Semarang
78 Ribu Rekomendasi PBI JK Sudah Terbit, Dinkes Semarang Percepat Proses
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang menyebut proses reaktivasi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) masih berlangsung.
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang menyebut proses reaktivasi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan (JK) yang berstatus nonaktif di Kota Semarang saat ini masih berlangsung.
Tercatat sekitar 98 ribu peserta dinonaktifkan dan kini dalam tahap pendataan serta verifikasi.
Baca juga: Kasus Stunting Terkonsentrasi di Wilayah Semarang Utara, Abdul Hakam: 3 Bulan Saja Tak Cukup
Kepala Dinkes Kota Semarang, M Abdul Hakam menjelaskan, pihaknya telah menerima laporan dari puskesmas terkait warga yang perlu direaktivasi.
Dia menyebut, Dinkes telah menerbitkan 78.724 surat rekomendasi.
"Sejak Senin (23/2) sore, rekom yang sudah kita keluarkan sebanyak 78.724," jelas Hakam.
Hakam menyatakan, rekomendasi tersebut menjadi salah satu syarat dalam proses pengajuan reaktivasi.
Ia menerangkan, setelah rekomendasi diterbitkan, Dinsos melakukan pemadanan data seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu Keluarga (KK) sebelum diusulkan ke pemerintah pusat.
Sebagian data disebut sudah diunggah, sementara sisanya masih dalam proses kelengkapan administrasi.
Terkait kendala, Dinkes menyebut verifikasi dapat terhambat apabila data warga tidak tercatat dalam sistem informasi manajemen puskesmas (SIMPUS).
Namun secara umum, klaimnya, proses berjalan karena puskesmas memiliki data rekam layanan masyarakat.
Baca juga: 1.800 Warga Berhasil Reaktivasi PBI JKN, Dinsos Wonosobo Minta Peserta Nonaktif Tak Panik
Hakam menambahkan, untuk warga dengan kebutuhan layanan mendesak, sementara waktu dapat memanfaatkan skema Universal Health Coverage (UHC) yang dibiayai APBD Kota Semarang.
Dia menjelaskan, sudah ada sekitar 6.800 peserta yang dinonaktifkan pada Januari telah dimasukkan ke skema UHC agar tetap memperoleh layanan kesehatan.
"Pasien yang dinonaktifkan itu Januari sekitar 6.800 (jiwa). Tapi kan langsung dimasukkan ke UHC. Bulan Januari kemarin sudah ada sekitar 6.800," katanya. (idy)
| Perjalanan Mella Andriani di Dunia Hospitality: Ini Bukan Sekadar Pekerjaan |
|
|---|
| Sate Padang Ajo Manih Semarang Bantah Video Viral Tusuk Sate Dicuci Dipakai Ulang: Kena Busa |
|
|---|
| Kronologi Kecelakaan Maut di Arteri Yos Sudarso Semarang, Pembonceng Motor Jatuh ke Kolong Truk |
|
|---|
| Disebut Pakai Tusuk Sate Dicuci Ulang, Penjual Sate Padang di Gajahmada Semarang Ungkap Kronologinya |
|
|---|
| Menyusuri Arus Gelap Banjir Kanal Barat, Kisah Tim SAR Cari Lansia Hanyut di Semarang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260229_Kepala-Dinkes-Kota-Semarang-M-Abdul-Hakam_1.jpg)