Senin, 8 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Mudik Lebaran 2026

Ini Daftar Lokasi Potensi Macet Selama Arus Mudik Lebaran di Kota Semarang

Titik potensi kemacetan di Kota Semarang adalah GT Kalikangkung, Krapyak, Banyumanik, Jatingaleh, Gayamsari, serta Kaligawe.

Tayang:
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: deni setiawan
Istimewa/PEMKOT SEMARANG
RAPAT KOORDINASI - Pemkot Semarang bersiap menghadapi arus mudik dan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah melalui Rapat Koordinasi Forkopimda dan HLM TPID di Ruang Lokakrida, Gedung Balai Kota Semarang, Kamis (12/3/2026). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Pemkot Semarang bersiap menghadapi arus mudik dan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah melalui Rapat Koordinasi Forkopimda dan High Level Meeting (HLM) TPID yang digelar di Ruang Lokakrida, Gedung Balai Kota Semarang, Kamis (12/3/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan seluruh komponen pemerintah dan pemangku kepentingan siap menghadapi lonjakan aktivitas masyarakat menjelang Lebaran. 

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menegaskan, Kota Semarang sebagai salah satu simpul penting arus mudik di Pulau Jawa harus memastikan seluruh sistem pelayanan publik berjalan optimal selama periode Lebaran.

Baca juga: 136 Sampel Takjil Ramadan di Semarang Diuji BBPOM, Ini Hasilnya

Berompi Orange, Tangan Diborgol, Gus Yaqut: Semata-mata untuk Keselamatan Jemaah

“Koordinasi lintas sektor ini sangat penting untuk memastikan keamanan, kelancaran transportasi, stabilitas harga pangan, serta kesiapan layanan publik selama masa mudik dan libur Idulfitri,” kata Agustina.

Dalam rapat tersebut dibahas berbagai langkah untuk menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.

Berdasarkan proyeksi, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 14–15 Maret 2026 dan 18–20 Maret 2026.

Sementara puncak arus balik diprediksi berlangsung pada 23–24 Maret 2026 dan 28–29 Maret 2026. 

Untuk mengantisipasi hal tersebut, lanjutnya, Pemkot Semarang bersama Forkopimda telah menyiapkan berbagai langkah kesiapsiagaan.

Seperti misal memastikan kelancaran lalu lintas, kesiapan fasilitas transportasi, hingga penguatan layanan kesehatan dan penanggulangan bencana.

Beberapa titik di Kota Semarang juga dipetakan sebagai potensi kemacetan, di antaranya Gerbang Tol Kalikangkung, Krapyak, Banyumanik, Jatingaleh, Gayamsari, serta Kaligawe yang menjadi jalur utama perlintasan kendaraan selama arus mudik. 

Selain itu, dalam forum HLM TPID juga dibahas langkah-langkah pengendalian inflasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional.

Berdasarkan data terakhir, inflasi Kota Semarang pada Februari 2026 tercatat sebesar 4,65 persen (year on year) sehingga diperlukan penguatan koordinasi untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Lebaran. 

Pemkot Semarang juga memastikan kesiapan berbagai sektor layanan publik, seperti layanan kesehatan, transportasi, keamanan, kebersihan kota, hingga ketersediaan pangan.

Baca juga: Ramadan Berbagi, Sido Muncul Santuni 1.000 Dhuafa di 6 Desa Sekitar Pabrik Bergas Semarang

Takbir Keliling Pakai Sound Horeg, Ketua PCNU Pati: Keluar dari Esensi Takbiran

Seluruh perangkat daerah diminta meningkatkan kesiapsiagaan, termasuk mendirikan pos kesehatan, menyiapkan sarana transportasi, menjaga ketertiban umum, serta memastikan jaringan komunikasi dan CCTV berfungsi optimal selama periode Lebaran. 

Di sisi lain, Pemkot Semarang juga menyiapkan berbagai program pendukung bagi masyarakat, salah satunya program Mudik Gratis 2026 dengan menyediakan 12 armada bus untuk memfasilitasi perjalanan warga Semarang dari Jakarta menuju Semarang dan sebaliknya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved