Berita Semarang
Pudakpayung dan Penggaron Belum Terhubung ATCS, Ini Penjelasan Dishub Kota Semarang
Dishub Kota Semarang menyebut memprioritaskan perbaikan dan penambahan kamera untuk sistem Area Traffic Control System (ATCS)
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang menyebut memprioritaskan perbaikan dan penambahan kamera untuk sistem Area Traffic Control System (ATCS) pada tahun 2025 ini.
Disampaikan, hal itu sebab ATCS yang berfungsi memantau dan mengatur lalu lintas secara real-time masih belum mencakup seluruh simpang di Kota Semarang.
Kepala Dishub Kota Semarang, Kusnandir menyatakan, dari total 79 simpang, baru sekitar 65 yang telah terhubung dengan sistem ATCS.
"Dari 79 traffic, baru kurang lebih 65 yang terconnect dengan ATCS," sebut Kusnandir di Balaikota Semarang, Kamis (18/9/2025).
Baca juga: Dishub Targetkan Hapus Cumi-cumi Darat dari Jalanan Kota Semarang
Menurut Kusnandir, masih terdapat sejumlah titik yang belum terkoneksi dengan sistem, seperti di kawasan Pudakpayung dan Penggaron.
Meski perangkat kamera sudah terpasang, konektivitas dengan pusat ATCS masih terkendala karena belum tersambung dengan jaringan fiber optik.
"Tahun ini kami fokus penggantian kamera-kamera yang karena dengan kondisi cuaca yang demikian ini juga ada kamera yang sudah lama, sehingga untuk ketajamannya, baik itu untuk kelancaran lalu lintas maupun untuk lidik laka (penyelidikan kecelakaan lalu lintas) itu perlu adanya kamera yang perlu diperbaiki," terangnya.
Ia juga menjelaskan, pemasangan kamera tidak cukup tanpa dukungan perangkat lunak dan infrastruktur jaringan yang memadai.
Karena sistem bersifat daring (online), menurutnya, Dishub Kota Semarang berkoordinasi dengan Dishub Provinsi dan Kementerian Perhubungan agar integrasi sistem bisa berjalan optimal.
"Konektivitas ini tidak hanya memasang kamera, tapi kan perlu perangkat lunak yang lain yang harus kita segera siapkan," imbuhnya. (idy)
| Buntut Prank Kebakaran Warung Nasi Goreng, Damkar Kota Semarang Tuntut DC Minta Maaf |
|
|---|
| Aipda Robig Tembaki Anak-anak Sambil Sempoyongan, Zainal Petir Minta Kepolisian Buka Fakta Lama |
|
|---|
| Damkar Semarang Kena Prank Laporan Palsu, Pelaku Diberi Waktu 2x24 Jam sebelum Diproses Hukum |
|
|---|
| Aipda Robig Yang Tembak Gamma Dipindah ke Nusakambangan, Zainal Petir Sebut Kecurigaannya Menguat |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Kota Semarang Hari Ini Jumat 24 April 2026: Hujan Ringan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250919_semarang.jpg)