Berita Semarang
Anggaran Semarang Dipangkas Rp442 Miliar di 2026, Pemkot dan DPRD Putar Otak Genjot PAD
Pemerintah Kota Semarang bakal menghadapi penurunan volume anggaran pada tahun 2026.
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: raka f pujangga
Agustina mengatakan bahwa Pemkot Semarang berkomitmen menjaga stabilitas fiskal daerah agar pelayanan publik tetap berjalan tanpa hambatan.
Baca juga: Kepala Dinas Sebut Kepala SMAN 11 Semarang Kurang Terbuka Soal Kasus Skandal Smanse
“Meskipun mengalami penurunan TKD, Pemkot tetap menyesuaikan ruang fiskal daerah dan memastikan pelayanan publik tetap berjalan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kondisi ini justru menjadi momentum untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah dengan menggali potensi penerimaan baru dan menata aset lebih produktif.
“Potensi yang ada akan kita gali lagi, memperluas basis PAD, hingga penataan aset agar lebih produktif. Langkah optimalisasi terus kami lakukan supaya Semarang makin mandiri secara fiskal dan memberi kontribusi lebih besar bagi masyarakat,” tandasnya. (Rad)
| Pentolan Aktivis 98 Budiman Sudjatmiko Minta Mahasiswa Pahami Cita-cita Besar Prabowo Subianto |
|
|---|
| Gugatan Rp16 M, Kuasa Hukum Yoyok Sukawi Soroti Permintaan Sita Aset Rp107,7 Miliar |
|
|---|
| Ratusan Warga Ikut Baca Senyap di Gramedia Jalma Semarang KPG Sebut Literasi Jadi Ruang Rawat Nalar |
|
|---|
| Dari Takut Jadi Penasaran, Hafifah Akhirnya Berani Memegang Ular di Tengah Mal Semarang |
|
|---|
| Alasan MBG Akan Terus Berjalan Kata Budiman Sudjatmiko di Semarang, Sempat Kena Maki Mahasiswa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Danur-Komisi-C-DPRD-Kota-Semarang.jpg)