Genjot Pariwisata Jateng, Bursa Wisata Indonesia ke-10 Hadir di Semarang
Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Dewan Pengurus Daerah (DPD) Jawa Tengah akan menggelar Bursa Wisata Indonesia (BWI) ke-10
Penulis: faisal affan | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Dewan Pengurus Daerah (DPD) Jawa Tengah akan menggelar Bursa Wisata Indonesia (BWI) ke-10 pada Selasa, 11 November 2025 mendatang di Hotel MG Setos, Semarang.
Kegiatan tahunan ini menjadi ajang pertemuan antara pelaku usaha wisata (seller) dan pembeli paket wisata (buyer) dari berbagai daerah dan negara.
Ketua Panitia BWI ke-10, Giarto, mengatakan kegiatan ini merupakan agenda rutin ASPPI Jateng untuk mendukung program pemerintah dalam memajukan sektor pariwisata, khususnya di Jawa Tengah.
“Kami menghadirkan kegiatan ini sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah di bidang pariwisata. Tahun ini kami menargetkan 300 buyer dan 100 seller yang akan berpartisipasi,” jelasnya, Kamis (30/10/2025).
Giarto menambahkan, BWI ke-10 akan diikuti juga oleh peserta dari luar negeri, termasuk Malaysia. Meskipun kondisi perekonomian nasional tengah lesu, ia optimistis kegiatan ini akan memberikan peluang bisnis yang baik bagi para pelaku wisata.
Sementara itu, Seksi Acara BWI ke-10, Robert, menyampaikan bahwa hingga saat ini telah terdaftar sekitar 150 buyer dan 60 seller. Pihaknya menyiapkan konsep acara yang lebih menarik dibanding tahun-tahun sebelumnya mengingat momen ini menjadi dasawarsa penyelenggaraan BWI.
Ketua ASPPI DPD Jawa Tengah, Setio Legowo, menegaskan bahwa BWI ke-10 merupakan wujud peran aktif ASPPI dalam menggairahkan pariwisata daerah. Ia menyebut, dibukanya Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang menjadi peluang besar untuk menarik wisatawan mancanegara datang ke Jawa Tengah.
“Kami ingin mengajak buyer dari luar negeri seperti Thailand, Malaysia, dan Singapura agar dapat mendatangkan tamu ke berbagai destinasi menarik di Jawa Tengah,” ujarnya.
Setio menambahkan, ASPPI Jateng telah menyelenggarakan Bursa Wisata sebanyak sepuluh kali sebagai bentuk dukungan terhadap Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Tengah dalam meningkatkan kunjungan wisata domestik maupun mancanegara.
“Even ini kami targetkan menghasilkan transaksi di atas Rp 2 miliar selama pelaksanaan. Selain pelaku industri pariwisata besar, kami juga mengundang UMKM dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Tengah agar produk mereka dapat dikenal buyer,” jelasnya.
BWI ke-10 akan dihadiri buyer dan perwakilan ASPPI dari berbagai provinsi, seperti Jawa Timur, Jawa Barat, dan Bali, serta pengurus pusat ASPPI. Kegiatan ini mendapat dukungan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Dinas Pariwisata Jawa Tengah, dan pemerintah daerah se-Jateng.(afn)
| Ekonomi Kendal Tinggi, 30 Ribu Rumah Tak Layak Huni jadi Target Wamen Fahri Hamzah |
|
|---|
| Warung Bakso di Klaten Kenakan Tarif AC bagi Konsumen, Nota Pembeliannya Viral |
|
|---|
| Tampang Muhlisin Warga Batang Aniaya Mantan Istri, Ditabrak Motor Lalu Hajar Pakai Pecahan Botol |
|
|---|
| Mahasiswi Jadi Korban Penyekapan, Dilecehkan dan Dibohongi Selama Beberapa Hari |
|
|---|
| Jelang Wukuf, Jemaah Haji Purbalingga Diingatkan Jaga Fisik Sejak Awal di Mekkah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20251030_demak.jpg)