Berita Semarang
Agustina Tantang Anak-anak Muda Bikin Board Game Khas Lokal Semarangan
Wali Kota Semarang menantang anak-anak muda menciptakan permainan berbasis papan atau board game yang mengusung kekhasan lokal Semarangan.
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemkot Semarang terus mendorong penguatan ekosistem ekonomi kreatif.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti mengatakan, kekayaan kultur dan tradisi yang dimiliki Kota Semarang membuka peluang besar bagi para kreator muda untuk berkarya.
Dia bahkan menantang anak-anak muda Semarang untuk menciptakan permainan berbasis papan atau board game yang mengusung kekhasan lokal Semarangan.
Baca juga: FGD UIN Walisongo Semarang Soroti Stabilitas Politik Era Pemerintahan Presiden Prabowo
"Kota Semarang itu penuh dengan budaya, seni, hingga makanan khas."
"Jadi saya membayangkan ada board game dengan menggunakan karakter Denok, Kenang, dan latarnya itu di Lawang Sewu atau Kota Lama atau TPA Jatibarang," kata Agustina, Jumat (21/11/2025).
Selain tradisi dan kultur yang menarik untuk dijadikan bahan permainan, lanjut Agustina, board game juga bisa menjadi wahana edukasi yang dibutuhkan oleh masyarakat.
Menurut dia, permainan papan ini bisa menciptakan kekerabatan langsung antar pemain yang tidak ditemui dalam mobile game.
"Anak-anak muda gemarnya main bareng atau mabar, tetapi semua menatap layar, bincang-bincang dengan dunianya sendiri."
"Maka, perlu mencari titik-titik rehat sejenak. Dengan main board game ada interaksi langsung, seperti negosiasi atau diskusi," tambahnya.
Lebih lanjut, dia menuturkan, sederet manfaat bermain board game salah satunya meningkatkan keterampilan kognitif seperti strategi, pemecahan masalah, dan insting yang berguna saat menjalankan kehidupan yang sebenarnya.
Baca juga: Kebocoran Air PDAM Kota Semarang Capai 42 Persen, DPRD: Kok Bisa?
"Karena diajak berpikir bagaimana biar bisa menang, bagaimana biar tidak kalah terus-terusan, jalan mana yang harus dipilih, dan banyak lainnya yang saya yakini bisa menjadi latihan sukses dan menang dalam kehidupan," katanya.
Wali Kota menambahkan, board game memiliki potensi besar menjadi salah satu cara menciptakan lapangan pekerjaan sekaligus meningkatkan penghasilan aktif secara mandiri.
"Game ini komponennya banyak. Ada pembuat ide cerita, desain gambarnya, dipublikasikan, dijual atau disewakan. Semua punya peluang menghasilkan uang," imbuhnya.
Agustina mengatakan, Pemkot Semarang berkomitmen untuk memperkuat sub sektor game di Kota Semarang.
Dirinya mendukung kecintaan generasi muda terhadap board game.
| BREAKING NEWS Tanggul Sungai Plumbon Jebol Sepanjang 50 Meter, Banjir Terjang Permukiman di Mangkang |
|
|---|
| Tak Mau Asal Tangkap Monyet yang Teror Warga Kalialang, DLH Kota Semarang Perlu Kajian Ilmiah |
|
|---|
| Meski Dibatasi hingga 2026, Guru Non-ASN Masih Dibutuhkan karena Kekurangan Pengajar di Sekolah |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Kota Semarang Hari Ini Kamis 30 April 2026: Hujan Ringan |
|
|---|
| Baru Semalam Dipasang, Portal Ngaliyan Rusak Lagi Diseruduk Bus AKAP Jambi-Kediri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20251121-_-Workshop-Board-Game-Kota-Semarang.jpg)