Selasa, 2 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Dosen Semarang Tewas di Hotel

Rekaman CCTV AKBP Basuki dan Dosen Untag di Hotel, Dari Malam Sampai Pagi

Ia menyebut, Basuki berada dalam satu kamar bersama dosen Levi dari Minggu (16/11/2025) malam hingga Senin (17/11/2025) pagi.

Tayang:
Penulis: Val | Editor: rival al manaf
Istimewa
OLAH TKP - Polisi melakukan olah TKP lokasi Dosen Lev ditemukan tewas di kos-hotel Jalan Telaga Bodas Raya Nomor 11 Karangrejo, Gajahmungkur, Kota Semarang, Sabtu  (22/11/2025). 

Menurutnya, jeda tersebut memunculkan dugaan yang harus diuji secara hukum. 

Edi menegaskan pentingnya pemeriksaan menyeluruh, termasuk forensik dan digital forensik.

"Kami ingin memastikan seluruh proses tidak berhenti di satu titik, tetapi ditangani secara menyeluruh hingga benar-benar terang," kata Edi.

Dia menyebut, pemeriksaan digital diperlukan untuk menelusuri rekam jejak komunikasi Levi, aktivitas terakhir di lokasi, serta pihak-pihak yang berinteraksi dengannya. 

Di sisi lain, tim hukum juga menyoroti penempatan AKBP Basuki di tempat khusus (patsus) oleh Propam Polda Jawa Tengah.

Menurut mereka, langkah tersebut perlu ditelusuri karena diduga berkaitan dengan penyelidikan kasus Levi. 

Pada Senin kemarin, Tim Advokasi FH Untag mendatangi Polda Jawa Tengah untuk menagih hasil perkembangan penyelidikan kasus kematian Levi.

Tim advokasi FH Untag yang terdiri dari belasan dosen datang ke Mapolda disambut oleh Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, di lobi Mapolda.

Selain melakukan pertemuan, mereka juga menyerahkan surat kuasa dari keluarga dosen Levi kepada polisi.

"Kami tanyakan kepada Polda Jateng soal perkembangan hasil penyelidikan dan kami serahkan surat kuasa dari keluarga dosen Levi yang ditanda tangani kakak almarhum," jelas Edi Pranoto.

Pada waktu yang bersamaan, kuasa hukum keluarga Levi, Zainal Abidin Petir, juga mendatangi Polda Jateng.

Namun, Petir mengarahkan langkah kakinya ke Mako Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jateng.

Dia menyatakan, hendak menemui penyidik untuk menanyakan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan Polda Jateng, pada Sabtu (22/11/2025) lalu.

Dia ingin mengonfirmasi beberapa temuan polisi di antaranya soal obat-obatan.

"Saya mau menanyakan obatnya itu obat apa? Obat sakit, obat perangsang, obat apa? Kan gitu ya? Tadi saya belum tahu. Makanya, kenapa saya hari ini harus ke Polda," terangnya. (Iwan Arifianto) 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 4/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved