Kamis, 14 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Belajar dari Kebakaran Terra Drone Jakarta, Damkar Semarang: Mayoritas Akibat Human Error

Insiden kebakaran Ruko Terra Drone di Jakarta yang menelan 22 korban jiwa memunculkan kembali pentingnya pemahaman terkait keselamatan.

Tayang:
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: deni setiawan
Kompas.com/(Kompas.com/Dian Erika)
KEBAKARAN - Petugas membawa kantong jenazah dari lokasi kebakaran di Kantor PT Terra Drone, Cempaka Baru, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025). 

Menurutnya, selama ini banyak pengguna gedung yang tidak mengetahui jalur keluar darurat karena tertutup barang-barang.

Baca juga: Selain PSIW Wonosobo, PSIS Semarang Juga Akan Hadapi PSIM Yogyakarta Dalam Laga Uji Coba

Pejalan Kaki Tewas Terserempet Truk di Simpang TL Gumawang Pekalongan

"Harus memahami jalur evakuasinya seperti apa, lewatnya di mana, itu yang kadang semua pengguna gedung belum memahami."

"Biasanya di gedung itu ada namanya safety induction. Evakuasi di mana, titik kumpul di mana, risiko-risiko tinggi di gedung itu di mana, itu yang yang harus dipahami oleh seluruh karyawan."

"Kemungkinan kalau sudah kondisi panik dan tidak memahami itu, sudah pasti akan pada lari naik ke atas. Padahal itu bahaya," terangnya.

Dia menegaskan, standar jumlah APAR minimal satu untuk setiap 30 meter persegi area.

"Idealnya seperti itu, karena apar fungsinya hanya 10 sampai 15 detik untuk deteksi kejadian awal kebakaran," ungkapnya.

Ade Bhakti menambahkan, di Kota Semarang, edukasi dan pengecekan gedung telah dilakukan.

Menurutnya, itu berdampak pada turunnya jumlah kebakaran di Kota Semarang.

"Dari catatan teman-teman (Damkar), sudah 380 kali sosialisasi ke masyarakat dan hasilnya menurun drastis."

"Pada 2023 kejadian kebakaran sekira 450, 2024 ada 340 kejadian, dan di 2025 ini sampai pekan lalu ada 270 kejadian."

"Jadi ini Insya Allah enggak ada hal-hal yang kami khawatirkan seperti yang terjadi di Jakarta, termasuk kemarin dan tahun lalu ada karaoke yang terbakar, lalu di Ambon, Maluku itu ada klub terbakar," katanya. (*)

 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved