Kota Semarang
Target Pengolahan Sampah Jadi Listrik Kota Semarang Terkendala Pasokan
Upaya Pemerintah Kota Semarang untuk masuk ke dalam skema Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) masih menghadapi sejumlah kendala.
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: rival al manaf
Agustina di sisi itu juga menyebut, meskipun nantinya masuk skema PSEL, Kota Semarang tetap harus menjalankan sanitary landfill selama sekitar dua tahun sebelum fasilitas pengolahan sampah berbasis teknologi dapat beroperasi. Hal ini karena Danantara masih memerlukan waktu untuk menunjuk penyedia jasa dan membangun instalasi pengolahan.
Selama masa transisi tersebut, pemerintah daerah tetap diwajibkan menghindari open dumping dan memastikan pengelolaan sampah dilakukan secara sanitary landfill, sambil menjaga kecukupan pasokan sampah sesuai skema.
"Tugas kita selama 2 tahun sebelum sampah ini diolah melalui mesin yang disiapkan itu adalah tetap harus tidak boleh open dumping. Ini harus tetap sanitary landfill, sambil kita memastikan pasokan sampahnya itu bisa sampai ke tempat sesuai dengan skema. Begitu adanya, tapi saya lihat Jatibarang proses sanitary landfillnya hanya kurang satu zona," jelasnya.
Agustina menyebutkan, TPA Jatibarang memiliki lima zona landfill. Tiga zona telah selesai ditutup secara sanitary, satu zona masih dalam proses, dan satu zona disiapkan untuk pembuangan aktif. Pemerintah Kota Semarang menargetkan penyelesaian zona keempat hingga akhir 2025.
"Mudah-mudahan sampai dengan akhir tahun 2025 ini zona keempat yang ditutup untuk sanitary landfill ini selesai.
Dengan demikian, nanti di tahun 2026 ketika terjadi penilaian kita masuk dalam kategori yang melanggar atau tidak ini kita bisa melepaskan diri dari itu," imbuhnya. (idy)
| "Masih Pematangan Lahan" Pembangunan Mall Terbesar Indonesia di Kota Semarang Ternyata Belum Dimulai |
|
|---|
| Gelombang Kedua RTLH Tembus 472 Titik, Pemkot Semarang Tunggu Lampu Hijau Wali Kota |
|
|---|
| Penjelasan Dinas Kesehatan Soal Hantavirus di Kota Semarang |
|
|---|
| Respons Wali Kota Agustina Soal Tanah Gerak di Kalialang: Siapkan Pengungsian Sementara |
|
|---|
| "Melaut Malah Tekor" Nasib Nelayan di Pesisir Semarang saat Solar Langka dan Dexlite Mahal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20251029_Pemkot-Semarang_Bersihkan-sampah-di-saluran.jpg)