Universitas Telogorejo
UNTS Semarang Miliki Nursing Anne Simulator, Mahasiswa Keperawatan Dilatih Hadapi Pasien Nyata
Universitas Telogorejo Semarang (UNTS) kembali menunjukkan keseriusannya dalam meningkatkan mutu pendidikan kesehatan
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Universitas Telogorejo Semarang (UNTS) kembali menunjukkan keseriusannya dalam meningkatkan mutu pendidikan kesehatan dengan menghadirkan Nursing Anne Simulator, manekin simulasi keperawatan berteknologi tinggi yang didatangkan langsung dari Jerman.
Simulator ini memiliki nilai investasi lebih dari Rp2 miliar untuk satu unit dan menjadi salah satu fasilitas pembelajaran keperawatan paling canggih di Jawa Tengah.
Keberadaannya ditujukan untuk mendukung pembelajaran praktik mahasiswa agar lebih siap menghadapi kondisi nyata di rumah sakit.
Kepala Lembaga Mahasiswa Alumni Dan Kerjasama Universitas Telogorejo Semarang, Ns Bagus Ananta Tanujiarso, M.Kep, menjelaskan Nursing Anne Simulator dirancang menyerupai manusia secara realistis, baik dari segi bentuk tubuh maupun respons fisiologis.
“Simulator ini kami hadirkan untuk membantu mahasiswa meningkatkan keterampilan klinisnya.
Jadi bukan hanya paham teori, tapi juga tahu bagaimana kondisi riil pasien di lapangan dan bagaimana penanganannya,” ujar Bagus, Rabu (24/12/2025).
Baca juga: Begini Penampakan Bus Rosalia Indah Tabrak Truk di Kebumen, Sopir Hendro Wahyudiono Tewas
Baca juga: Natal 2025 di Gereja Katedral Purwokerto Gaungkan Penguatan Keluarga Sekaligus Tobat Ekologis
Baca juga: Sumiani Ceritakan Detik-detik Backhoe Terguling Terjun Bebas Masuk Sungai di Banyubiru Semarang
Bagus yang juga sebagai Dosen Keperawatan itu mengatakan alat simulasi tersebut digunakan oleh seluruh jenjang pendidikan keperawatan di UNTS, mulai dari mahasiswa D3 Keperawatan, S1 Keperawatan, hingga pendidikan profesi Ners.
Kehadiran simulator ini sangat mendukung proses pembelajaran praktik, terutama sebelum mahasiswa diterjunkan langsung ke rumah sakit.
Nursing Anne Simulator memiliki berbagai fitur canggih yang menyerupai fungsi tubuh manusia.
Mulai dari pupil mata yang dapat diatur, kelopak mata yang bisa berkedip, hingga ekspresi mata yang bisa menutup sebagian dan kembali terbuka.
Simulator ini juga dapat mengeluarkan suara, seperti batuk dan napas, serta memperlihatkan gerakan kembang-kempis dada layaknya pasien bernapas normal maupun tidak normal.
Tak hanya itu, mahasiswa dapat mempraktikkan berbagai tindakan keperawatan, seperti pemasangan selang makan, alat bantu napas endotracheal tube (ETT), hingga trakeostomi.
Di bagian dalam tubuh simulator juga dapat diatur cairan menyerupai isi lambung, sehingga saat mahasiswa melakukan prosedur tertentu, cairan tersebut dapat keluar seperti pada manusia.
“Kalau mahasiswa praktik pemasangan selang makan dan masuk ke saluran pencernaan, nanti cairannya bisa keluar. Jadi benar-benar seperti kondisi pasien manusia,” jelas Bagus.
Fitur lain yang tak kalah penting, Nursing Anne Simulator juga memungkinkan mahasiswa mendengarkan suara jantung normal maupun abnormal, suara paru, serta suara lambung.
| Pengenalan Tanaman Obat dan Pemanfaatan Aman Melalui Pendekatan Teknologi Farmasi pada Siswa SMA |
|
|---|
| Universitas Telogorejo Semarang Jalin Penjajakan Kerja Sama dengan Universiti Utara Malaysia |
|
|---|
| Universitas Telogorejo Semarang Jalin Kerja Sama dengan INTI International University Malaysia |
|
|---|
| Universitas Telogorejo Semarang Jalin Kerja Sama Internasional dengan PCI Muslimat NU Malaysia |
|
|---|
| Tips Menjaga Kesehatan Ibu Hamil dan Janin Dalam Kandungan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20251224_unts.jpg)