Kecelakaan Maut di Semarang
Fakta Baru Kecelakaan Maut 16 Tewas di Tol Krapyak, SIM Sopir Bus Cahaya Trans Palsu
Kombes Pratama Adhyasastra menyebut, Surat Izin Mengemudi (SIM) jenis B I umum milik Gilang Ihsan Faruq (22) merupakan SIM palsu.
Penulis: iwan Arifianto | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jawa Tengah, Kombes Pratama Adhyasastra menyebut, Surat Izin Mengemudi (SIM) jenis B I umum milik Gilang Ihsan Faruq (22) merupakan SIM palsu.
Gilang merupakan sopir Cahaya Trans pelat B7201IV yang alami kecelakaan di Simpang Susun Krapyak KM 420 yang menewaskan 16 penumpang, Senin (22/12/2025).
Fakta SIM palsu Gilang diperoleh kepolisian selepas melakukan verifikasi ke Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat.
"SIM keteranganya dikeluarkan di Padang, Sumatera Barat. Hasil penelusuran SIM itu palsu. Sebab, Ditlantas Sumbar tidak pernah mengeluarkan SIM tersebut," kata Dirlantas kepada tribunjateng.com saat rilis akhir tahun Polda Jateng, Kota Semarang, Senin (29/12/2025).
Baca juga: Polisi Kejar Dugaan Kelalaian Managemen PO Bus Cahaya Trans Pasca Kecelakaan Tewaskan 16 Orang
Baca juga: Astaga Ternyata Bus Cahaya Trans Kecelakaan Tewaskan 16 Orang di Tol Krapyak Tidak Laik Jalan
Temuan baru ini, lanjut Pratama, menjadi bahan penyelidikan baru yang akan dikembangkan penyidik.
"Nanti kami kembangkan terkait temuan baru ini," bebernya.
Untuk mengungkap dugaan SIM palsu ini, Ditlantas Polda Jateng juga berkoordinasi dengan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) karena tindakan tersebut merupakan tindakan penipuan.
Dirreskrimum Polda Jateng Kombes Dwi Subagio menuturkan, bakal melakukan koordinasi dengan Ditlantas Polda Jateng untuk berkoordinasi untuk melakukan pemeriksaan sopir pemilik SIM.
"Kalau jelas bahwa dia menggunakan SIM palsu itu merupakan tindak pidana tersendiri berupa pemalsuan," katanya.
Sudah Dua Kali Lewat Simpang Tol Krapyak
Kombes Pratama mengatakan, bus Cahaya Trans trayek Bogor-Yogyakarta sebelum alami kecelakaan berangkat dari terminal agen bayangan di Parung, Bogor pada Minggu (21/12/2025) sekitar pukul 15.00 WIB.
Selepas melakukan perjalanan selama tujuh jam, bus berganti sopir dari Robet ke Gilang di KM 102 rest area Tol Subang, Jawa Barat.
Pergantian ini sesuai SOP dari perusahaan PO Cahaya Trans.
"Gilang ini ditunjuk oleh Pak Mandor dan tentunya yang akan kami dalami adalah koordinasi antara sopir pertama dengan sopir pengganti ketika akan melakukan perjalanan," katanya.
Gilang tancap gas dari Subang menuju ke Semarang dengan kecepatan kurang lebih 100 kilometer perjam.
| Sosok Ahmad Warsito Pemilik Bus Cahaya Trans, Tersangka Kecelakaan Maut 16 Tewas di Tol Semarang |
|
|---|
| "Masih Memburu Pelaku" Iptu Novita Ungkap Nasib Pengemudi Ayla Tabrak Lari Tewaskan Ibu di Semarang |
|
|---|
| Kecelakaan Maut 2 Motor Adu Banteng di Milo Semarang: Suprayanto Patah Tulang Leher, Tewas Tertabrak |
|
|---|
| Kronologi Kecelakaan Maut di Semarang, Pengendara Asal Pudak Payung Tewas Terlindas Truk Galon |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Kecelakaan Maut di Depan Makodam IV/Diponegoro Semarang, Pemotor Tewas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20251229_UPDATE-KECELAKAAN-Pria-berinisial-GIF-alias-Gilang.jpg)