Tahun Baru di Semarang
Serba Serbi Tahun Baru di Semarang, Dari Duel Remaja Hingga Kecelakaan
Kamis (1/1/2026) dini hari, dua perkelahian terjadi hampir bersamaan di ruas jalan berbeda.
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Damainya pergantian tahun di Kota Semarang sempat diwarnai insiden.
Kamis (1/1/2026) dini hari, dua perkelahian terjadi hampir bersamaan di ruas jalan berbeda, memicu kerumunan warga dan sempat mengganggu arus lalu lintas.
Peristiwa pertama terjadi di Jalan Fatmawati, tepat di depan Rumah Sakit Umum Daerah KRMT Wongsonegoro.
Di lokasi itu, empat orang terlibat pergulatan, masing-masing berhadapan satu lawan satu hingga berbaring di jalan.
Baca juga: Jadwak PSIS Semarang di Bulan Januari 2026, 4 Kali Home, Atmosfer Jatidiri Kembali
Baca juga: BREAKING NEWS Pulang Mancing Tak Dapat Ikan, Pria Asal Semarang Tewas Kecelakaan Terperosok ke Got
Bahkan, tampak dua motor tergeletak, satu di trotoar dan lainnya di tepi jalan.
Aksi itu membuat kendaraan melambat hingga tersendat.
Sejumlah pengguna jalan yang melintas merekam kejadian tersebut, lalu mengunggahnya ke media sosial.
Keributan serupa terjadi di kawasan Jembatan Kartini, Jalan RA Kartini.
Kerumunan warga kembali terbentuk, menambah kepadatan di jalur yang masih dipadati warga usai merayakan malam pergantian tahun.
Suara klakson pun ramai-ramai dibunyikan oleh para pengguna jalan lain yang terjebak kepadatan.
Selain perkelahian, jejak euforia juga terlihat di Jalan Pandanaran.
Sebuah median pembatas jalan dilaporkan roboh, diduga akibat tertabrak kendaraan atau kecelakaan lalu lintas.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerusakan tersebut menjadi penanda bahwa malam tahun baru tak sepenuhnya berlalu tanpa insiden.
Menanggapi sejumlah kejadian itu, Polrestabes Semarang kembali mengingatkan masyarakat agar tidak merayakan pergantian tahun secara berlebihan.
Kasi Humas Polrestabes Semarang, Kompol Agung Setyo Budi, menegaskan pentingnya keselamatan dan ketertiban sebagai prioritas utama.
| Kisah Pedagang Soto Sisihkan Rp200 Ribu Tiap Hari Kini Lenyap di Koperasi BMJ Kendal |
|
|---|
| Ketersediaan Ikan di Semarang Hanya 11 Persen, Agustina Dorong Pelabuhan Perikanan Memadai |
|
|---|
| Demi Operasional Jasa Sumur Bor, 2 Warga Salatiga Nekat Timbun Bio Solar Subsidi Secara Ilegal |
|
|---|
| Rangkaian Peringatan HUT ke-479, Pemkot Semarang Fokuskan Pelayanan Berdampak Bagi Masyarakat |
|
|---|
| Rektor UIN Saizu Purwokerto Beberkan Tantangan Guru Besar Fakultas Syariah di Era Global |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/BERGULAT-DI-JALAN-Sejumlah-warga-terlihat-bergulat.jpg)