Berita Semarang
Banjir Rob di Pelabuhan Tanjung Emas, Pelindo: Operasional Tetap Berjalan
Banjir rob kembali menyapa Pelabuhan Tanjung Emas yang disebabkan anomali pasang air laut sehingga limpasan
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: muh radlis
Sebelumnya diberitakan Tribunjateng, Koordinator Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Mas Semarang, Ganis Erutjahjo, menyampaikan potensi tinggi gelombang 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di beberapa wilayah.
Daerah yang terdampak meliputi Perairan Kepulauan Karimunjawa bagian barat dan timur, Perairan Pekalongan–Kendal, Semarang–Demak, Jepara, serta Pati–Rembang.
“Secara umum, kondisi cuaca di perairan Pantai Utara Jawa Tengah hingga Laut Jawa bagian tengah didominasi hujan ringan,” ujar Ganis, Jumat (9/1/2026).
BMKG mencatat arah angin umumnya bertiup dari barat daya hingga barat laut dengan kecepatan berkisar 2–15 knot.
Namun, di Perairan Pekalongan–Kendal dan Perairan Karimunjawa bagian barat, kecepatan angin berpotensi meningkat hingga 20 knot.
Kondisi tersebut memicu gelombang laut dalam kategori rendah hingga sedang.
Gelombang rendah berada pada kisaran 0,5–1,25 meter, sementara gelombang sedang dapat mencapai 1,25–2,5 meter.
Potensi gelombang sedang ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga tiga hari ke depan.
BMKG mengingatkan nelayan, terutama nelayan kecil, agar meningkatkan kewaspadaan saat melaut.
Perahu nelayan dinilai berisiko saat kecepatan angin mencapai 15 knot dengan tinggi gelombang 1,25 meter.
Sementara itu, kapal tongkang berisiko pada kecepatan angin 16 knot dan tinggi gelombang 1,5 meter.
Selain gelombang tinggi, BMKG juga menyoroti potensi pasang air laut di wilayah Pantai Utara Jawa Tengah.
Pasang diprediksi terjadi pada 16–23 Januari 2026 dan berpotensi menimbulkan banjir pesisir atau rob di sejumlah kawasan.
“Puncak pasang umumnya terjadi pada malam hari dengan ketinggian sekitar satu meter dan potensi genangan 5 hingga 15 sentimeter,” kata Ganis.
BMKG mengimbau masyarakat pesisir serta pelaku aktivitas kelautan untuk rutin memantau informasi cuaca maritim resmi guna mengantisipasi perubahan cuaca dan menjaga keselamatan. (Rad)
| Prakiraan Cuaca Kota Semarang Hari Ini Minggu 10 Mei 2026, Sebagian Wilayah Cerah |
|
|---|
| PMII Walisongo Desak Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual Dipecat dan Diproses Hukum |
|
|---|
| KAI Daop 4 Semarang Intensifkan Pemeriksaan Jalur Semarang–Cepu, Antisipasi Dampak Cuaca Ekstrem |
|
|---|
| AKBP Basuki Dituntun 5 Tahun Atas Kematian Dosen Untag Semarang, Beraksi Kasar Saat Keluar Sidang |
|
|---|
| Kenapa Silayur Semarang Jadi Jalur Maut? Puluhan Korban Meregang Nyawa Tiap Tahunnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260109_banjir-2.jpg)