Sabtu, 9 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Curhat Viral PKL Pleburan Semarang Dipalak Rp20 Ribu oleh Preman, Begini Respon Disdag

Kasus dugaan pemalakan terhadap pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Peleburan, Kota Semarang, viral di media sosial.

Tayang:
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/Idayatul Rohmah
DIPALAK PREMAN - Plt Kepala Disdag Kota Semarang, Aniceto Magno Da Silva. Pemkot Semarang segera bertindak terkait viralnya aduan PKL Kawasan Pleburan Semarang yang diduga dipalak preman. 

"Kayaknya perorangan. Kalau ormas, Kota Semarang ini hampir semuanya saya kenal."

"Yang ditakutkan perorangan tapi mengatasnamakan ormas. Tapi ini lebih pada individu," terangnya.

Lebih lanjut, dia meminta agar pelaku tidak lagi melakukan pungutan liar. Pasalnya, Disdag akan melakukan penindakan tegas.

"Penindakannya pasti, dia sudah lakukan pungli, melakukan pemerasan, unsurnya masuk pidana. Biar diurus polisi," katanya.

Selain di kawasan Peleburan Semarang, Aniceto juga menyebut menerima informasi jika praktik serupa juga terjadi di beberapa pasar, termasuk pasar pagi.

Bahkan pedagang disebut sudah dimintai uang sebelum sempat berjualan.

"Saya mendengar itu hampir merata, di pasar juga ada, pasar pagi."

"Pasar pagi itu juga belum jualan sudah ada yang minta. Lalu di pasar juga ada yang minta."

"Ini kesempatan kami imbau untuk pedagang tidak memberi dan bagi teman-teman yang sering minta untuk tidak melakukannya lagi, apalagi dia mungut dengan melakukan paksaan," imbuhnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved