Berita Semarang
Curhat Viral PKL Pleburan Semarang Dipalak Rp20 Ribu oleh Preman, Begini Respon Disdag
Kasus dugaan pemalakan terhadap pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Peleburan, Kota Semarang, viral di media sosial.
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: deni setiawan
"Kayaknya perorangan. Kalau ormas, Kota Semarang ini hampir semuanya saya kenal."
"Yang ditakutkan perorangan tapi mengatasnamakan ormas. Tapi ini lebih pada individu," terangnya.
Lebih lanjut, dia meminta agar pelaku tidak lagi melakukan pungutan liar. Pasalnya, Disdag akan melakukan penindakan tegas.
"Penindakannya pasti, dia sudah lakukan pungli, melakukan pemerasan, unsurnya masuk pidana. Biar diurus polisi," katanya.
Selain di kawasan Peleburan Semarang, Aniceto juga menyebut menerima informasi jika praktik serupa juga terjadi di beberapa pasar, termasuk pasar pagi.
Bahkan pedagang disebut sudah dimintai uang sebelum sempat berjualan.
"Saya mendengar itu hampir merata, di pasar juga ada, pasar pagi."
"Pasar pagi itu juga belum jualan sudah ada yang minta. Lalu di pasar juga ada yang minta."
"Ini kesempatan kami imbau untuk pedagang tidak memberi dan bagi teman-teman yang sering minta untuk tidak melakukannya lagi, apalagi dia mungut dengan melakukan paksaan," imbuhnya. (*)
| Baru Semalam Dipasang, Portal Ngaliyan Rusak Lagi Diseruduk Bus AKAP Jambi-Kediri |
|
|---|
| Pengawasan Diperketat, Dinkes Semarang Temukan Masih Ada SPPG Belum Penuhi Syarat SLHS |
|
|---|
| Tampang Sopir Truk yang Tabrak Portal Pembatas Ketinggian Silayur Semarang Sepakat Ganti Rugi |
|
|---|
| Aksi Koboi Sopir Truk ODOL Nekat Terjang Portal Pembatas di Kedungpane Semarang Hingga Rusak |
|
|---|
| Sidang Kredit Sritex, Mantan Dirut Bank Jateng Bantah Korupsi Minta Dibebaskan dari Tuntutan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260127-_-Plt-Kepala-Disdag-Kota-Semarang-Aniceto-Magno-Da-Silva.jpg)