Rabu, 20 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Viral

Sopir Ambulans di Semarang Kena Prank, Ordernya Jemput Pasien Malah Disuruh Menagih Utang

Tiga ambulans dipanggil untuk jemput pasien, namun sesampainya di lokasi, ternyata palsu dan diduga berkaitan dengan penagihan utang.

Tayang:
Penulis: Dse | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/REZA GUSTAV
AMBULANS - Ilustrasi ambulans. Tiga ambulans kena prank order fiktif di Kota Semarang. 

“Jawabannya cuma bilang ‘itu kakak saya’,” lanjut Aldy.

Pemilik rumah juga menyebut bahwa sehari sebelumnya, rumahnya didatangi beberapa kendaraan pengiriman akibat order fiktif serupa.

Aldy kemudian menghubungi rekan ambulans lain dan kembali mencoba menelepon nomor pemesan.

“Jawabannya malah bilang, ‘suruh ngelunasin dulu utangnya Rp14 juta."

"Kalau enggak, nanti saya panggil Damkar’,” kata Aldy.

Dia menambahkan, bukan hanya Ambulans Antasena yang menjadi korban.

Dua ambulans lain milik rekan-rekannya juga mengalami kejadian serupa di lokasi yang sama.

Akibat prank order fiktif tersebut, pihak ambulans mengalami kerugian bahan bakar dan tenaga.

Sebagai ambulans swasta, biaya operasional dikeluarkan terlebih dahulu, sementara pembayaran baru diterima setelah layanan selesai.

“BBM pakai uang pribadi. Kondisi lagi sepi order, tapi tetap berangkat karena mikirnya ada pasien,” ujarnya.

Biasanya, tarif layanan ambulans dalam kota berkisar Rp400.000 hingga Rp500.000 untuk pulang-pergi dan sekira Rp 350.000 untuk sekali jalan. (*)

Sumber Kompas.com

 

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved