Selasa, 26 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Ramadan, Dewan Minta Pemkot Terus Pastikan Harga Terkendali

Menurut Joko, Pemkot sudah mengambil langkah cepat dalam menjaga stabilitas harga bahan pangan pada hari-hari awal Ramadan lalu

Tayang:
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: muslimah
TRIBUN JATENG/Idayatul Rohmah
Foto: HARGA SEMBAKO - Suasana kawasan Pasar Peterongan, Semarang. Sejumlah harga bahan pangan terpantau naik sejak jelang Ramadan.  

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Komisi B DPRD Kota Semarang menekankan pentingnya pengawasan rantai distribusi agar tidak terjadi praktik penimbunan maupun spekulasi harga oleh oknum tertentu, terutama pada momentum Ramadan 2026 ini.

Ketua Komisi B, Joko Widodo menyebut pihaknya akan menjalankan fungsi pengawasan secara aktif dan berkoordinasi dengan OPD terkait agar kebijakan berjalan optimal.

“Kami mencermati laporan bahwa stok pangan di Kota Semarang dalam kondisi aman. Ini harus terus dijaga agar masyarakat dapat menjalani ibadah puasa dengan tenang tanpa dibebani lonjakan harga,” kata Joko Widodo dalam keterangan, Senin (23/2/2026).

Baca juga: Resmi Berubah, Daftar Harga Bahan Bakar Minyak BBM Terbaru Selasa 24  Februari 2026

Menurut Joko, Pemkot sudah mengambil langkah cepat dalam menjaga stabilitas harga bahan pangan pada hari-hari awal Ramadan lalu.

Ia menilai kebijakan operasi pasar dan Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Perdagangan sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat selama bulan suci Ramadhan.

Seperti diketahui, sejumlah komoditas strategis mengalami lonjakan terutama cabai rawit merah yang sempat mencapai Rp80 ribu per kilogram.

“Komisi B DPRD Kota Semarang memberikan apresiasi atas respons cepat Pemkot Semarang dalam menjaga stabilitas harga di awal Ramadhan. Kebutuhan pangan masyarakat meningkat, sehingga pengendalian harga menjadi sangat penting,” terangnya.

Ia menilai operasi pasar yang melibatkan lintas instansi, termasuk kepolisian dan pemerintah provinsi, menjadi langkah penting dalam mengendalikan harga agar tidak melampaui batas kewajaran.

Selain itu, distribusi GPM di ratusan titik kelurahan dinilai efektif untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau.

"Kami berharap sinergi antara eksekutif, legislatif, dan aparat penegak hukum terus diperkuat selama Ramadan guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan pangan tetap terkendali di Kota Semarang," imbuhnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved