Pemkot Semarang
Evaluasi Setahun Pemkot Semarang, DPRD: Pengelolaan Sampah dan Transportasi Belum Optimal
DPRD Kota Semarang menyoroti sejumlah isu mulai dari pengelolaan sampah, transportasi massal, hingga penanganan banjir.
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: rival al manaf
Terkait banjir, Dini menegaskan persoalan tersebut tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada Pemerintah Kota Semarang. Menurutnya, banyak sungai penyebab banjir berada di bawah kewenangan pemerintah pusat melalui Balai Wilayah Sungai (BWS).
Ia mencontohkan Sungai Plumbon dan Sungai Babon yang kerap meluap bukan merupakan kewenangan pemerintah kota. Selain itu, daerah tangkapan air berada di wilayah kabupaten sekitar sehingga penanganannya membutuhkan koordinasi lintas pemerintahan.
“Untuk sungai yang menjadi kewenangan Pemkot, kondisinya sebenarnya cukup baik. Namun penyebab banjir terbesar berasal dari sungai kewenangan BWS, seperti Sungai Plumbon di Mangkang dan Sungai Babon di wilayah Tembalang dan Pedurungan,” jelasnya.
Meski demikian, Dini mengingatkan pentingnya pengendalian perizinan pembangunan di kawasan rawan banjir.
"Hal ini agar risiko genangan tidak semakin besar di masa depan," imbuhnya. (*)
| Di Tengah Duka Longsor Kalialang, Wali Kota Agustina Hadir Pastikan Warga Terlindungi |
|
|---|
| Pengamat Soroti Silayur: Dari Desain Lama ke Pendekatan Keselamatan Modern |
|
|---|
| Lewat Satpol PP Goes to School, Pemkot Semarang Hadir Ciptakan Generasi Sehat dan Berkarakter |
|
|---|
| Pemkot Semarang Pecahkan Rekor Dunia MURI, 10.052 Lumpia Gratis Dibagikan di Hari Jadi Ke-479 |
|
|---|
| Agustina Luncurkan Aplikasi SDGs, dari Kependudukan hingga Transportasi Semua Layanan Satu Aplikasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260302_BERSIH-BERSIH-KALI-Ratusan-warga-tampak.jpg)