Rabu, 27 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

"Mumbul Semua" H-1 Lebaran Harga Kebutuhan Pokok Naik Drastis di Semarang

Harga kebutuhan pokok di Kota Semarang terpantau mengalami kenaikan menjelang Idulfitri 1447 H atau H-1 Lebaran 2026. 

Tayang:
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/Idayatul Rohmah
LAYANI PEMBELI - Seorang pedagang di Pasar Peterongan Semarang melayani pembeli, Jumat (20/3/2026). H-1 Lebaran, hampir seluruh harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan drastis. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Harga kebutuhan pokok di Kota Semarang terpantau mengalami kenaikan menjelang Idulfitri 1447 H. 

Kenaikan ini dirasakan langsung oleh para pembeli di pasar tradisional, terutama pada komoditas seperti ayam dan cabai.

Satu di antara pembeli, Ika (40) menyebutkan, harga bahan pokok mengalami lonjakan yang cukup drastis dalam waktu singkat.

"Hari ini beli ayam, cabai, dan kentang. Harganya mumbul semua," ujar Ika ditemui Tribunjateng.com saat membeli kebutuhan pokok di Pasar Peterongan, Jumat (20/3/2026).

Baca juga: Polisi Belum Pastikan Penyebab Ledakan Tewaskan Bocah SD di Tambakrejo Semarang

Kecelakaan Tragis Calya Tabrak Bus Agra Mas di Tol Tegal, 4 Pemudik Meninggal 1 Kritis

Dia mencontohkan harga ayam yang kini mencapai Rp80.000. Padahal sebelumnya masih berada di kisaran Rp65.000. 

Bahkan menurutnya, kenaikan tersebut terjadi dalam waktu singkat.

"Kamis (19/3/2026) sore masih Rp65.000, sekarang sudah Rp80.000. Naiknya langsung Rp15.000," jelasnya.

Selain ayam, harga cabai juga disebut mengalami kenaikan yang signifikan.

Ika menilai hampir semua bahan kebutuhan pokok mengalami peningkatan harga.

Menanggapi kondisi ini, Ika menyebut kenaikan harga menjelang Lebaran sudah menjadi fenomena yang terjadi setiap tahun.

Meski demikian, hal tersebut tetap memberatkan pengeluaran rumah tangga.

"Memang setiap tahun seperti ini, terasa (naiknya)," katanya.

Meski harga melonjak, Ika tidak mengurangi jumlah belanjaannya.

Dia memilih tetap memenuhi kebutuhan seperti biasa meskipun harus mengeluarkan biaya lebih besar.

"Tidak dikurangi, soalnya kebutuhan tetap. Cuma pengeluaran lebih," ungkapnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved