Kamis, 9 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Begal Sadis di Semarang

1 Orang Diduga Begal Sadis Halmahera Semarang Dikabarkan Ditangkap, Anak Bos Karaoke?

Satu orang diduga begal sadis di Halmahera Semarang dikabarkan sudah ditangkap polisi.

Penulis: Val | Editor: rival al manaf
Istimewa
TEREKAM CCTV - Tangkapan layar video CCTV pembegalan disertai penganiayaan di Jalan Halmahera Raya, Semarang, Minggu (5/4/2026) pagi. Dalam rekaman tersebut, dua pelaku berboncengan motor mendatangi korban yang sedang berhenti di depan rumah, lalu melakukan perampasan hingga terjadi kekerasan. 

TRIBUNJATENG.COM - Satu orang diduga begal sadis di Halmahera Semarang dikabarkan sudah ditangkap polisi.

Informasi itu sudah beredar di beberapa media sosial dilengkapi dengan foto terduga pelaku.

Beberapa yang mengunggah hal tersebut adalah akun instagram infokejadiansemarang.new hingga portalsemarang.

16 jam sejak kabar itu diposting, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian.

Wartawan tribunjateng.com saat ini sedang dalam upaya untuk mencari konfirmasi.

Baca juga: Kondisi Terkini Yovita Korban Begal Sadis di Semarang, Masih Syok Dapat 17 Jahitan

Baca juga: Polisi Buru Begal Sadis di Halmahera Semarang dan Update Kondisi Korban Yovita

Meski demikian banyak ditemukan di kolom komentar yang menyebut terduga pelaku merupakan anak dari bos karaoke di Kota Semarang.

Kondisi Terkini Korban 

Kondisi terkini Yovita Haryanto (30) korban pembegalan di Jalan Halmahera Raya, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang diungkap polisi.

Bhabinkamtibmas Karangtempel, Aipda Yuan Kurniawan, mengungkapkan bahwa kondisi korban saat ini masih dalam pemulihan sehingga belum dapat dimintai keterangan.

“Korban masih dalam keadaan syok, jadi belum bisa dimintai keterangan. 

Kami fokus kumpulkan data dari petunjuk CCTV,” katanya.

Dia memastikan bahwa pengamanan di sekitar rumah korban juga dilakukan untuk menjaga situasi tetap kondusif.

“Kami dari kepolisian berupaya melakukan pengamanan,” ungkap dia.

Pada Senin (6/4/2026) pagi, sejumlah petugas terlihat melakukan pemeriksaan di sekitar rumah korban yang menjadi lokasi kejadian.

Sebagian mengecek rekaman CCTV di sekitar lokasi, sementara lainnya melakukan patroli dan penyisiran area.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved