Selasa, 21 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Jalan Gombel Lama Mulai Bersolek, 50 Pelaku UMKM Kini Cemas Hadapi Sepinya Pembeli

Deru kendaraan yang biasanya memecah pagi di Jalan Gombel Lama kini menghilang hingga tujuh bulan ke depan karena jalannya diperbaiki. 

Penulis: budi susanto | Editor: raka f pujangga
TRIBUN JATENG/budi susanto
REKAYASA LALU LINTAS – Petugas melakukan pengaturan arus lalu lintas dengan pemasangan pembatas jalan saat penutupan Jalan Gombel Lama, Kota Semarang, Senin (20/4/2026). Penutupan ini dilakukan untuk mendukung proses perbaikan jalan yang direncanakan berlangsung selama beberapa bulan. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Deru kendaraan yang biasanya memecah pagi di Jalan Gombel Lama kini menghilang. 

Yang tersisa hanya jalan lengang, pagar pembatas, dan harapan yang menggantung di benak warga.

Penutupan jalan ini bukan tanpa alasan.

Selama tujuh bulan ke depan, Gombel Lama akan diperbaiki. 

Baca juga: Jalan Gombel Lama Tutup, Berikut Rekayasa Lalu Lintas Mulai 20 April 2026

Namun bagi warga Tinjomoyo, Banyumanik, ini bukan sekadar proyek. Ini adalah bab baru dari kisah lama yang berulang, jalan yang terus rusak, meski berkali-kali diperbaiki.

“Dulu ini cuma jalan setapak,” kata Tugimin, Ketua RT 06 RW V, membuka cerita saat ditemui Tribun Jateng, Senin (20/4/2026).

Ia mengingat bagaimana pada 1995 jalan itu mulai diaspal, berubah menjadi akses penting bagi warga.

Tapi sejak itu pula, masalah seolah tak pernah benar-benar selesai.

“Sudah sering diperbaiki, tapi hasilnya ya begitu. Rusak lagi, patah lagi,” ujarnya.

Kini, ketika alat berat bersiap masuk dan proyek besar dimulai, warga tak lagi sekadar berharap jalan mulus.

Mereka ingin kepastian, bahwa kali ini tidak akan terulang lagi.

“Semoga ini jadi yang terakhir. Jangan sampai nanti rusak lagi,” lanjutnya.

Namun di balik harapan itu, ada denyut kehidupan yang ikut melambat.

Di sepanjang jalur Gombel Lama, puluhan pelaku usaha kecil bergantung pada arus kendaraan.

Kini, dengan jalan ditutup, roda ekonomi ikut tersendat.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved