Selasa, 9 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Jalan Gombel Lama Mulai Bersolek, 50 Pelaku UMKM Kini Cemas Hadapi Sepinya Pembeli

Deru kendaraan yang biasanya memecah pagi di Jalan Gombel Lama kini menghilang hingga tujuh bulan ke depan karena jalannya diperbaiki. 

Tayang:
Penulis: budi susanto | Editor: raka f pujangga
TRIBUN JATENG/budi susanto
REKAYASA LALU LINTAS – Petugas melakukan pengaturan arus lalu lintas dengan pemasangan pembatas jalan saat penutupan Jalan Gombel Lama, Kota Semarang, Senin (20/4/2026). Penutupan ini dilakukan untuk mendukung proses perbaikan jalan yang direncanakan berlangsung selama beberapa bulan. 

Sekitar 50 pelaku UMKM tercatat terdampak.

Dari warung sederhana hingga pedagang kaki lima, semuanya harus menghadapi kenyataan sepinya pelanggan.

“Biasanya ramai, sekarang pasti berkurang. Orang juga malas lewat kalau aksesnya ditutup,” kata Tugiman.

Lebih dari itu, ketidakpastian soal kompensasi menambah beban pikiran. Sebagian pedagang bahkan mengaku belum mendapatkan informasi yang jelas.

“Ada yang belum disosialisasi. Soal bantuan juga belum ada kepastian,” ujarnya.

Di sisi lain, warga yang tinggal di sekitar proyek juga mulai bersiap menghadapi perubahan ritme hidup. 

Di RW V saja, terdapat tujuh RT dengan sejumlah rumah yang berada paling dekat dengan lokasi pengerjaan.

Akses keluar masuk memang dijanjikan tetap ada. Tapi suara mesin, getaran alat berat, hingga debu menjadi hal yang sulit dihindari.

“Kalau sudah mulai kerja, pasti terasa. Apalagi kalau pakai alat bor, ya pasti berisik,” katanya.

Meski begitu, warga mencoba bertahan dengan harapan yang sama: perubahan.

Bagi mereka, jalan ini bukan sekadar infrastruktur. Ia adalah jalur kehidupan, tempat orang bekerja, berdagang, dan bergerak setiap hari.

“Kalau nanti jalannya benar-benar bagus, ya semuanya bisa ikut merasakan. UMKM hidup lagi, aktivitas lancar,” ujar Tugiman.

Baca juga: Bakal Berlangsung Tujuh Bulan, Rekayasa Lalu Lintas Jalan Gombel Semarang Diberlakukan

Terpisah Yen satu di antara pengguna jalan berujar, penutupan akses Jalan Gombel Lama harusnya tak menutup akses transportasi umum.

Pasalnya, Yen kesulitan mendapatkan bus lantaran adanya penutupan jalan tersebut.

"Sudah 20 menit dan beberapa bus tak mau berhenti, karena kondisi padat dan halte tertutup. Semoga saja saat jalan jadi pengguna transportasi umum juga dipikirkan oleh pemerintah dengan membangun halte yang layak di Jalan Gombel Lama," imbuhnya, setelah itu Yen masuk ke kendaraan umum. (bud)

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved