Berita Kriminal
Fakta Mengejutkan Kasus Pembakaran Anak di Semarang, Ternyata Sudah Sering Dianiaya
Seorang remaja perempuan berinisial T (15), warga Kecamatan Semarang Utara, mengalami luka bakar setelah diduga disiram bensin
Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
Menurutnya, ayah korban telah meninggal dunia, sementara sang ibu telah berkeluarga kembali dan tinggal di tempat dengan keterbatasan ruang.
Kondisi ini membuat korban lebih sering tinggal bersama neneknya, yang juga menjadi tempat tinggal pelaku.
“Ada pertimbangan keluarga juga. Pamannya ikut mengurus mbahnya, jadi anak itu sering di sana,” jelasnya.
Diduga Kekerasan Sudah Terjadi Berulang
Fakta lain yang mencuat, korban diduga telah mengalami kekerasan berulang sebelum insiden pembakaran terjadi. Namun, peristiwa tersebut tidak pernah dilaporkan secara resmi.
“Sering ditendang, diperlakukan kasar, tapi tidak dilaporkan,” ujarnya.
Saat menjenguk korban di rumah sakit, Suyoko mengaku terkejut dengan kondisi psikologis korban yang tampak tidak menunjukkan rasa sakit berlebih.
“Seperti sudah kebal. Mungkin karena sering mengalami kekerasan,” katanya.
Penanganan dan Proses Hukum
Dalam proses penanganan, pihak kelurahan bersama tenaga kesehatan turut mendampingi korban dan keluarga, termasuk membantu administrasi rumah sakit.
Namun, pembiayaan sempat menjadi kendala karena kasus kekerasan tidak langsung ditanggung oleh BPJS.
Saat ini, korban telah ditangani oleh Dinas Sosial dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) untuk dirujuk ke rumah sakit pemerintah guna penanganan lanjutan.
Suyoko juga menegaskan bahwa korban sebaiknya tidak kembali ke lingkungan tempat kejadian demi alasan keselamatan.
“Lebih baik tidak kembali ke sana demi keselamatan anak, saya bilang sama anaknya untuk tinggal di ibunya,” tegasnya.
Sementara itu, pelaku yang merupakan paman korban masih dalam pengejaran aparat kepolisian.
Kasus ini terus didalami untuk mengungkap motif serta memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan. (Rad)
| Tentara Turun Tangan Bongkar Peredaran Obat Keras Berkedok Warung Sembako di Tegal |
|
|---|
| Miris! Anak Kelas 4 SD Sudah Bisa Buat Bong Alat Hisap Sabu |
|
|---|
| Lampu Dimatikan, Puluhan Siswa Dipukuli: Fakta Mengejutkan di SMA Taruna Nusantara Manokwari |
|
|---|
| Tragis Istri Dibakar Suami Saat Hendak Salat, Sempat Bertengkar |
|
|---|
| Heboh Daycare Jogja, Pengasuh Diduga Aniaya hingga Ikat Anak, Polisi Turun Tangan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-api.jpg)