Berita Semarang
ASN Asal Malang Lolos Seleksi Calon Sekda Kota Semarang
Proses seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama untuk posisi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Semarang memasuki tahap akhir.
Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
Ringkasan Berita:
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Proses seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama untuk posisi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Semarang memasuki tahap akhir.
Setelah melalui rangkaian seleksi ketat sejak Februari 2026, panitia seleksi akhirnya menetapkan tiga kandidat terbaik yang akan diajukan kepada Wali Kota Semarang untuk dipilih satu sebagai Sekda definitif.
Ketua Panitia Seleksi, Sumarno, menyampaikan bahwa proses seleksi diikuti oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai daerah, termasuk dari luar Jawa Tengah seperti Jakarta dan Malang.
Dari seluruh peserta, tiga nama berhasil lolos ke tahap akhir, yakni Bambang Pramusinto (Kepala Kesbangpol Kota Semarang), Budi Prakosa (Kepala Bappeda sekaligus Plt Sekda Kota Semarang), dan Handi Priyanto (Kepala Bapenda Kota Malang).
Sumarno menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilakukan secara objektif tanpa mempertimbangkan asal daerah peserta.
"Kami tim pansel lima orang menilai secara objektif, hasilnya (termasuk ASN Malang) ini masuk di tiga besar," katanya.
Baca juga: Dari Komentar ke Laporan Polisi: Duduk Perkara Kasus NDX AKA vs EO
Seleksi Ketat, Uji Kompetensi hingga Wawancara
Dalam proses seleksi, para peserta diwajibkan mengikuti sejumlah tahapan penting, mulai dari penulisan makalah, wawancara mendalam, hingga uji kemampuan di bidang keuangan dan manajerial.
Menurut Sumarno, salah satu kandidat dari luar daerah, yakni Handi Priyanto dari Kota Malang, berhasil menonjol berkat pengalaman dan kompetensinya.
"Iya kan dia (ASN) dari Malang juga (kerja) di Pemkot Malang, jadi kalau latar belakang, kompetensi, pengalaman kan sama (dengan pemkot Semarang)," bebernya.
Ia menambahkan, banyak peserta dari luar Jawa Tengah yang turut mendaftar, terutama dari kalangan ASN kementerian di Jakarta. Namun, sebagian besar tidak lolos karena kendala administratif.
"Kami tidak ingin nanti jadi masalah, ketika mereka lolos tiga terbaik lalu sudah dipilih Bu Wali kota mau dilantik ternyata enggak diizinkan oleh apa atasannya. Ini kan jadi masalah," ungkapnya.
Tahap Penentuan di Tangan Wali Kota
Setelah penetapan tiga besar, proses seleksi kini berada di tangan Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti.
Wali kota memiliki kewenangan untuk menentukan satu nama yang akan diusulkan sebagai Sekda definitif.
Sumarno juga membuka kemungkinan adanya wawancara lanjutan oleh wali kota sebelum keputusan akhir diambil.
"Langkah selanjutnya nanti Bu Wali kota akan menyampaikan rekomendasi ke Gubernur.
Nah, Gubernur bisa ikut mewawancarai ketiga orang itu jika menghendaki. Kalau tidak nanti kita akan memberi rekomendasi," ungkapnya.
Setelah itu, nama yang dipilih akan diajukan kepada Gubernur Jawa Tengah untuk mendapatkan persetujuan sebelum pelantikan resmi dilakukan. (Iwn)
| Tribun Jateng Ulang Tahun Ke-13, Perayaan Sederhana Penuh Makna |
|
|---|
| Jalan Pramuka Pudakpayung Semarang Diperbaiki, Bagian dari Program IJD |
|
|---|
| Portal Pembatas Kendaraan Dipasang di Jrakah, Langsung Beroperasi |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Kota Semarang Hari Ini Rabu 29 April 2026: Hujan |
|
|---|
| Gara-gara Tak Ada Tanda Tangan Menteri, Pejabat dari Jakarta Tersingkir Jadi Sekda Kota Semarang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260429_Sumarno.jpg)