Kebakaran Pasar Kanjengan Semarang
Damkar Kerahkan 10 Armada 60 Petugas untuk Padamkan Api di Pasar Kanjengan Semarang
Sedikitnya ada 10 armada untuk memadamkan kebakaran yang melanda Pasar Kanjengan Semarang pada Rabu (29/4/2026) malam.
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: deni setiawan
Ringkasan Berita:
- Kompleks kios dan ruko Pasar Kanjengan Semarang terbakar pada Rabu (29/4/2026) sekira pukul 22.00.
- Data sementara menyebut ada sekira 280 kios terdampak kebakaran itu.
- 10 armada dan sekira 60 petugas dikerahkan untuk memadamkan api di Kompleks Pasar Kanjengan Semarang.
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mengerahkan sedikitnya 10 armada untuk memadamkan kebakaran yang melanda Pasar Kanjengan Semarang pada Rabu (29/4/2026) malam.
Kepala Dinas Damkar Kota Semarang, Sih Rianung mengatakan, pihaknya menerima laporan sekira pukul 22.00 dan langsung merespons dalam waktu sekira 10 menit.
“Teman-teman langsung sampai ke lokasi, begitu ada laporan kebakaran itu,” ujarnya.
Sekira 60 personel pun diterjunkan dalam upaya pemadaman.
Selain itu, bantuan juga datang dari daerah sekitar seperti satu armada dari Kabupaten Semarang dan satu dari Demak.
Baca juga: Detik-detik Pasar Kanjengan Semarang Terbakar, Rusianti: Listrik Padam
• BREAKING NEWS, Rabu Malam Pasar Kanjengan Semarang Terbakar
“Total ada sekira 10 armada dengan personel lebih dari 60 orang,” jelasnya.
Menurutnya, titik awal api diduga berasal dari bagian pojok bangunan di area belakang pasar.
“Informasi awal dari teman-teman di lapangan, api muncul dari sisi pojok belakang,” katanya.
Dalam proses pemadaman, petugas sempat menghadapi kendala, terutama terkait ketersediaan sumber air.
Sejumlah rumah hydrant di lokasi tidak dapat difungsikan secara optimal.
“Ada beberapa rumah hydrant di sekitar lokasi yang tidak bisa digunakan, ada yang tidak memiliki baterai, ada juga yang panel listriknya sudah dicopot,” ungkapnya.
Kondisi tersebut sempat menyulitkan petugas dalam memperoleh suplai air di awal penanganan.
Namun upaya pemadaman tetap berjalan dengan dukungan sumber air lain.
“Untungnya di dalam rumah hydrant masih ada tandon bawah dengan tekanan air yang cukup kuat, sehingga masih bisa dimanfaatkan oleh petugas,” tambahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260430-_-Pemadaman-Api-Pasar-Kanjengan-Semarang.jpg)