Berita Semarang
Industri Konstruksi dan Properti Bertemu di Semarang, Soroti Peluang Hunian Terjangkau
Perlambatan penjualan rumah menengah atas mulai dirasakan pelaku industri properti dan material bangunan.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Perlambatan penjualan rumah menengah atas mulai dirasakan pelaku industri properti dan material bangunan.
Namun di tengah kondisi tersebut, proyek swasta serta segmen hunian subsidi dinilai masih menjadi pasar yang menjanjikan bagi industri interior dan konstruksi.
Hal itu mengemuka dalam ajang BuildNext One Day Exhibition 2026 yang berlangsung di Gets Premier Hotel Semarang, Kamis (11/6/2026).
Pameran ini menjadi wadah bagi produsen, distributor, kontraktor, arsitek, hingga pengembang untuk memamerkan produk unggulan, memperluas jejaring bisnis, serta menangkap tren dan inovasi terbaru di industri.
Diselenggarakan oleh PCN Indonesia (Principal Collective Network Indonesia), yang merupakan hasil rebranding dari MitraPabrik.com, BuildNext One Day Exhibition digelar secara berkelanjutan di berbagai kota di Indonesia.
Pada tahun 2026, Semarang dipilih sebagai kota kelima penyelenggaraan acara tersebut.
Founder PCN Indonesia, Ivan Litan, mengatakan Semarang dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan karena memiliki ekosistem profesi desain dan konstruksi terbesar di Jawa Tengah.
Penyelenggaraan acara mendapat dukungan dari sejumlah asosiasi profesi dan industri, antara lain HDII, IAI, INKINDO, REI, serta AREBI ACE.
Baca juga: Mengaku Sebagai Habib, Pria Paruh Baya Cabuli 8 Santriwati di Ponpes Susukan Kabupaten Semarang
Kegiatan ini juga didukung oleh sponsor utama TACO dan Fortress.
"Untuk Jawa Tengah sendiri kami melihat ada tiga kota utama, yaitu Yogyakarta, Solo, dan Semarang. Dari sisi ekosistem arsitek, desainer interior, maupun kontraktor, Semarang yang terbesar.
Karena itu kota ini menjadi target utama untuk memperkenalkan produk-produk ke market," ujarnya.
Menurut Ivan, antusiasme pelaku industri terhadap kegiatan tersebut juga terus meningkat.
Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah peserta profesional yang hadir selalu menembus angka 500 orang, di luar mahasiswa.
Di sisi lain, Ivan mengakui kondisi ekonomi saat ini berdampak pada sektor properti, terutama rumah dengan harga di atas Rp1 miliar.
Berdasarkan komunikasi yang dilakukannya dengan sejumlah pengembang, penjualan rumah pada segmen tersebut mengalami perlambatan sehingga banyak developer mulai mengalihkan fokus ke rumah dengan harga yang lebih terjangkau.
| Kisah Rizal Pilih Menepi dari Bursa, Jual Saham Rugi 30 Persen: Saya Tak Mau Kejebak Lagi |
|
|---|
| Jelang Sidang Sudewo di Semarang, Polisi Siapkan Skema Pengamanan |
|
|---|
| Riset Unnes Uji Nugget Lele Berprotein Tinggi untuk Tekan Stunting di Kelurahan Kuningan Semarang |
|
|---|
| Stadion Tri Lomba Juang Bakal Ditutup Sementara untuk Perbaikan Lintasan Atletik |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Kota Semarang Hari Ini Kamis 11 Juni 2026: Berawan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260611_PCN-Indonesia.jpg)