Kamis, 11 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Industri Konstruksi dan Properti Bertemu di Semarang, Soroti Peluang Hunian Terjangkau

Perlambatan penjualan rumah menengah atas mulai dirasakan pelaku industri properti dan material bangunan.

Tayang:
TRIBUN JATENG/Franciskus Ariel Setiaputra
JUMPA PERS - Founder PCN Indonesia Ivan Litan didampingi perwakilan TACO dan Fortress saat memberikan keterangan kepada awak media terkait penyelenggaraan BuildNext One Day Exhibition 2026 di Gets Premier Hotel Semarang, Kamis (11/6/2026) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Perlambatan penjualan rumah menengah atas mulai dirasakan pelaku industri properti dan material bangunan.


Namun di tengah kondisi tersebut, proyek swasta serta segmen hunian subsidi dinilai masih menjadi pasar yang menjanjikan bagi industri interior dan konstruksi.


Hal itu mengemuka dalam ajang BuildNext One Day Exhibition 2026 yang berlangsung di Gets Premier Hotel Semarang, Kamis (11/6/2026).


Pameran ini menjadi wadah bagi produsen, distributor, kontraktor, arsitek, hingga pengembang untuk memamerkan produk unggulan, memperluas jejaring bisnis, serta menangkap tren dan inovasi terbaru di industri.


Diselenggarakan oleh PCN Indonesia (Principal Collective Network Indonesia), yang merupakan hasil rebranding dari MitraPabrik.com, BuildNext One Day Exhibition digelar secara berkelanjutan di berbagai kota di Indonesia.


Pada tahun 2026, Semarang dipilih sebagai kota kelima penyelenggaraan acara tersebut. 


Founder PCN Indonesia, Ivan Litan, mengatakan Semarang dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan karena memiliki ekosistem profesi desain dan konstruksi terbesar di Jawa Tengah.


Penyelenggaraan acara mendapat dukungan dari sejumlah asosiasi profesi dan industri, antara lain HDII, IAI, INKINDO, REI, serta AREBI ACE. 

Baca juga: Mengaku Sebagai Habib, Pria Paruh Baya Cabuli 8 Santriwati di Ponpes Susukan Kabupaten Semarang


Kegiatan ini juga didukung oleh sponsor utama TACO dan Fortress.


"Untuk Jawa Tengah sendiri kami melihat ada tiga kota utama, yaitu Yogyakarta, Solo, dan Semarang. Dari sisi ekosistem arsitek, desainer interior, maupun kontraktor, Semarang yang terbesar.

Karena itu kota ini menjadi target utama untuk memperkenalkan produk-produk ke market," ujarnya.


Menurut Ivan, antusiasme pelaku industri terhadap kegiatan tersebut juga terus meningkat. 


Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah peserta profesional yang hadir selalu menembus angka 500 orang, di luar mahasiswa.


Di sisi lain, Ivan mengakui kondisi ekonomi saat ini berdampak pada sektor properti, terutama rumah dengan harga di atas Rp1 miliar.


Berdasarkan komunikasi yang dilakukannya dengan sejumlah pengembang, penjualan rumah pada segmen tersebut mengalami perlambatan sehingga banyak developer mulai mengalihkan fokus ke rumah dengan harga yang lebih terjangkau.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved